Error “WMI Service” While deploying SQL Server 2008 R2 Failover Cluster on Fujitsu Server Machines

by Agus Kurniawan 16. September 2010 11:23
In the end of August 2010 I helped to deploy SQL Server 2008 Failover Cluster running on the top of Windows Server 2008 R2. All hardware were made by Fujitsu include SAN hardware. All systems were configured. While I was deploying SQL Server 2008 Failover Cluster I got an error, WMI service, on cluster validation as picture below I checked WMI service on Windows Services It was running well. It’s a strange. After I checked on Event Log and did “simple debugging” I found what happening. The problem was Fujitsu ServerView Agent “block” WMI query on so you should uninstall ServerView agent on all Windows Cluster machines After you deploy all SQL Server 2008 Failover Cluster you can reinstall Fujitsu ServerView agents I hope this information is useful for you. For Fujitsu engineer team, I hope your team can resolve this issue;) or is there any updated Fujitsu ServerView? Let me know

Tags:

Database Clusters | Distributed System

Warning “Network binding order” While Deploying SQL Server 2008 R2 Failover Cluster

by Agus Kurniawan 16. September 2010 10:45
While you’re deploying SQL Server 2008 R2 Failover Cluster running on the top of Windows Server 2008 R2 you get a warning message “Network binding order”. Look at this picture below. It’s not an error but it doesn’t recommend to continue your deployment because it will degrade SQL Server 2008 Failover Cluster performance. Solution This problem occurs because your network binding adapters don’t order properly. You can check on Network Connection (see picture below). On Windows Server 2008 R2 you don’t see a Menu so you can activate a Menu with clicking on Menu Organize->Layout->Menu bar. After do that, you can see all menu on Network Connections. Now you can configure network binding order with clicking on menu Advanced –> Advanced Settings… You’re going to get a Advanced Settings dialog, see picture below. Make sure network adapters that you use for SQL Server 2008 Failover Cluster place on the top of Connection. Click OK button to finish your configuration. Now you can install SQL Server 2008 Failover Cluster again.

Tags:

Distributed System | Grid Computing | Database Clusters

Released Majapahit Project 1.0

by Agus Kurniawan 2. January 2010 01:08
Sometimes we want to know what’s happening about our server condition on data center.  Normally, we check system monitoring each server via server remote. It’s a pain if we have many servers then we want to know all server status on one view. The goal of Majapahit project is to help administrators/data center owners to monitor server system based on Linux and Windows. Features Majapahit System Monitoring can monitor the availability of systems such as Active Directory on Windows Server 2008 OpenLDAP on CentOS/RHEL Email server DNS and DHCP on Windows Server 2008 and CentOS/RHEL Web Server IIS and Apache Database Server: MySQL and SQL Server 2008 A Majapahit tool also can retrieve system information such hardware and software on server. System information of server covers Operating System Network Information Hardware Information Processor Memory CPU CD/DVD driver NIC Adapter Graphics Adapter Software Information Installed software System monitoring dasboard can be accessed by browser and mobile device   Reporting Majapahit tool provides reports so IT owners can make decision for their systems. Majapahit reports cover List of system of server by date & months Detail information by system server Availability based on KPI by date & months Availability by system, date & months Download You can download the latest Majapahit application on http://majapahit.codeplex.com

Tags:

Linux | Windows | C/C++ | .NET | Distributed System

Hello World WCF

by Agus Kurniawan 20. August 2009 16:48
Seperti sebelumnya gw jelas mengenai singkat WCF di http://blog.aguskurniawan.net/post/Introduction-to-Windows-Communication-Foundation-(WCF).aspx. Saatnya kita coba mempraktekan WCF. Lab Environment Untuk keperluan ini dibutuhkan OS Windows XP/Vista atau Windows Server 2000/2003/2008 Visual Studio 2008 Membuat Aplikasi Hello World WCF 3.5 Disini kita membuat aplikasi WCF yang dihosting di web ASP.NET. Sedangkan client akan berbentuk console app. WCF Server Pertama-tama kita buat aplikasi WCF server yang bertindak sebagai service server. Berikut ini langkah-langkahnya: Buat project dan pilih templet ASP.NET Web Application, lihat gambar dibawah  Beri nama project dan solution. Jika selesai klik tombol OK. Selanjutnya pada project tersebut, klik kanan dan pilih Add->New Item, contohnya seperti gambar dibawah    Kemudian akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah Pilih WCF Service dan tulis nama file nya. Jika selesai, klik tombol Add. Misalkan disini namanya MyWCF maka akan dihasilkan file IMyWCF.cs, MyWCF.svc, dan MyWCF.svc.cs Berikut ini code untuk IMyWCF.cs [ServiceContract] public interface IMyWCF { [OperationContract] string DoWork(string data); } Sedangkan implementasi pada file MyWCF.svc.cs public class MyWCF : IMyWCF { public string DoWork(string data) { return string.Format("Data={0}", data); } } Jika selesai, lakukan compile dan build. Pastikan tidak ada error. Kalau sudah ok, kita test WCF server nya. Caranya klik kanan file MyWCF.svc dan pilih menu View in Browser Selanjutnya pada browser akan muncul tampilan seperti dibawah ini Ok, pekerjaan pembuatan WCF server sudah selesai. WCF Client Setelah WCF server selesai dibuat, kita akan membuat aplikasi client berbasis console. Tambahkan project baru dengan template Console Application. Setelah project console dipilih maka pertama-tama kita menghubungkan aplikasi WCF client ke WCF Server. Caranya klik kanan project dan pilih menu Add Service Reference seperti gambar dibawah ini Selanjutnya akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini Isi URL WCF Server dan kemudian klik tombol Go. Jika selesai, klik tombol OK. Ini akan menghasil Service Reference dan penambahan file baru yaitu app.config. Isinya: <?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?> <configuration> <system.serviceModel> <bindings> <wsHttpBinding> <binding name="WSHttpBinding_IMyWCF" closeTimeout="00:01:00" openTimeout="00:01:00" receiveTimeout="00:10:00" sendTimeout="00:01:00" bypassProxyOnLocal="false" transactionFlow="false" hostNameComparisonMode="StrongWildcard" maxBufferPoolSize="524288" maxReceivedMessageSize="65536" messageEncoding="Text" textEncoding="utf-8" useDefaultWebProxy="true" allowCookies="false"> <readerQuotas maxDepth="32" maxStringContentLength="8192" maxArrayLength="16384" maxBytesPerRead="4096" maxNameTableCharCount="16384" /> <reliableSession ordered="true" inactivityTimeout="00:10:00" enabled="false" /> <security mode="Message"> <transport clientCredentialType="Windows" proxyCredentialType="None" realm="" /> <message clientCredentialType="Windows" negotiateServiceCredential="true" algorithmSuite="Default" establishSecurityContext="true" /> </security> </binding> </wsHttpBinding> </bindings> <client> <endpoint address="http://localhost:3569/MyWCF.svc" binding="wsHttpBinding" bindingConfiguration="WSHttpBinding_IMyWCF" contract="RefWCF.IMyWCF" name="WSHttpBinding_IMyWCF"> <identity> <dns value="localhost" /> </identity> </endpoint> </client> </system.serviceModel> </configuration> Nilai http://localhost:3569/MyWCF.svc, dapat diganti disesuaikan dengan URL dan port nya. Selanjutnya pada file Program.cs, tulis code sebagai berikut: using System;   using ClientWCF.RefWCF; namespace ClientWCF { class Program { static void Main(string[] args) { Console.WriteLine("Call WCF");   MyWCFClient wcf = new MyWCFClient(); string resultData = wcf.DoWork("Selamat datang WCF"); Console.WriteLine(resultData);   Console.ReadLine(); } } } Jika selesai, lakukan compile dan build. Pastikan tidak ada error yang terjadi. Menjalankan Aplikasi Pertama-tama jalan app WCF Server nya. Selanjutnya baru jalankan WCF client, berikut ini contohnya Apabila app WCF client dijalankan melalui VS 2008 dengan mode debugging maka mungkin mendapatkan error seperti dibawah ini Supaya gak keluar error diatas, pada bagian  WCF server, pastikan debug dibuat true Source Code Source aplikasi ini dapat didownload di http://download.aguskurniawan.net/DownloadFile.aspx?file=3975b820-6099-4f80-914b-105a9be0c883 Semoga berguna….

Tags: , ,

.NET | Distributed System

Introduction to Windows Communication Foundation (WCF)

by Agus Kurniawan 19. August 2009 06:19
Beberapa tahun lalu Microsoft meluncurkan suatu library atau framework yang dikenal Windows Communication Foundation atau disingkat dengan WCF. Library ini memungkinkan kita membantu kita dalam membangun aplikasi berbasis distribusi data. WCF ini sebenarnya merupakan enkapsulasi dari Socket sehingga para developer tidak perlu fokus ke level socket dalam membuat aplikasi distribusi data tetapi lebih fokus pada format data yang merupakan suatu kontrak yang mengikat ketika ingin melakukan komunikasi. Pada saat peluncuran library WCF, Microsoft sudah meluncurkan development tool yaitu Visual Studio 2005 yang targetnya untuk .NET Framework 2.0. Sedangkan library WCF tersebut berjalan diatas .NET Framework 3.0 atau diatasnya sehingga untuk membuat aplikasi WCF dengan menggunakan Visual Studio 2005 maka kita memerlukan WCF Extension yang diinstall dimana Visual Studio 2005 diinstall atau menggunakan Visual Studio 2008 yang baru-baru ini diluncurkan. Unified Programming Model WCF tidak hanya hadir untuk menyelesaikan permasalahan dasar pada sistem distribusi tetapi juga memperbaiki dalam proses pengembangan perangkat lunak. WCF menawarkan model programming yang memungkinkan untuk integrasi beberapa model pemrograman. Tujuan integrasi model programming tidak lain hanya untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi lamanya proses pengembangan perangkat lunak. Model pemrograman yang ditawarkan pada WCF seperti yang terlihat pada gambar 1. Setidaknya ada 5 model pemrograman yang dapat kita gunakan untuk berkomunikasi dengan aplikasi WCF. Kelima model pemrograman ini antara lain Web Service (WS)/WS Enhancement (WSE) Web Service (WS) seperti kita ketahui merupakan salah satu cara untuk mendistribusi data dalam bentuk service dan model WS ini diimplementasi dengan pendekatan Service Orientation Architecture (SOA). Sedangkan WS Enhancement (WSE) adalah salah satu jawaban untuk menyelesaikan permasalahan pada WS terutama pada data transfer yang berupa plain text sehingga WSE memberikan alternatif lain yang memungkinknan data transfer dapat berupa binary. Selain itu, WSE juga menawarkan sistem sekuriti yang lebih baik. WS dan WSE dengan berbagai fitur yang mengesankan menjadikan ini salah satu solusi yang ditawarkan oleh Microsoft dan WCF sebagai pengembangan baru dari WS secara inline dapat berkomunikasi dengan WS maupun WSE melalui interop. Attribute-Based Programming Pemrograman berbasis Attribute adalah fitur yang ditawarkan oleh .NET Framework guna membuat aplikasi dengan mudah yaitu cukup dengan memasang attribute pada objek yang didefinisikan. Enterprise service adalah bentuk implementasi dari pemrograman attribute-based. Contoh enterprise service adalah COM+. WCF dapat berkomunikasi dengan COM+ melalui attribute-based. REST/HTTP Programming WCF tidak hanya berkomunikasi dengan platform tetapi juga dapat berkomunikasi pada protokol jaringan seperti HTTP. Protokool ini digunakan oleh WCF untuk distribusi data Message-Oriented Programming Salah satu bentuk message-oriented adalah MSMQ (Microsofr Message Queuing) yang dapat digunakan untuk distribusi data dan juga fitur antrian. WCF dan MSMQ dapat berkolaborasi guna menghasilkan aplikasi yang lebih baik. .NET Remoting .NET Remoting adalah platform komunikasi yang secara implementasinya hanya dapat digunakan pada lingkungan aplikasi berbasis .NET. WCF bisa dikatakan secara implisit merupakan pengganti dari teknologi .NET Remoting dengan fitur yang jauh lebih lengkap. Walau WCF dapat menggantikan .NET Remoting tetapi WCF sendiri dapat langsung berkomunikasi dengan .NET Remoting. ----------------- Bersambung ke [V]

Tags: , ,

.NET | Windows | Distributed System