by Agus Kurniawan
5. September 2011 07:15
Suatu ketika mungkin anda menambahkan file data personal ke dalam Microsoft Office Outlook 2010. Kemudian anda membuat sebuah Task. Setelah mengisi dan menyimpannya yang disertai dengan mengaktifkan reminder, tiba-tiba muncul peringatan error “The reminder for “my_task” will not appear because the item is in a folder that doesn’t support reminders. Is this OK?” dan kotak dialognya seperti dibawah ini Hal ini disebabkan penambahan file personal data yang baru secara default di non aktifkan reminder nya. Bagaimana mengaktifkannya? Solusi Pada Office Outlook 2010, klik kanan folder personal anda seperti dibawah ini Pilih menu Data File Properties sehingga kita akan memperoleh kotak dialog seperti dibawah ini. Centang “Display reminders and tasks from this folder in the To-Do Bar”. Setelah itu klik tombol Apply dan OK. Selanjutnya Office Outlook 2010 sudah diaktifkan reminder pada file personal baru itu. Semoga berguna.
a07b254e-614f-4a1d-ad3a-5a6b1f7101e8|1|1.0
Tags:
IT Pro
by Agus Kurniawan
27. March 2011 18:18
We can extract MSI file (*.msi) to a specific folder without doing installation process. To execute it, we can use msiexec on commandline. Type msiexec into your commandline > msiexec
Then you’re going to see the MSIEXEC dialog as below (* it was done in Windows 7)
so how to extract msi file to a specific folder?
To extract msi file you can try this script
> msiexec /a FULL_PATH_MSI_FILE /qb targetdir=TARGET_DIRECTORY
FULL_PATH_MSI_FILE is your msi file (full path). TARGET_DIRECTORY is a folder where you want to put the extraction files.
Here is example:
> msiexec /a "d:\6425_ppt.msi" /qb targetdir=d:\6425
7-zip Application
We also can extract msi file using 7-zip application. Just open msi file using 7-zip application and then you can see the content files from msi file. See picture below
Now you extract all files or selected files from 7-zip application
by Agus Kurniawan
7. November 2010 23:52
Bagi mereka yang pernah menikmati komputer tahun 90’an kita tidak asing dengan sistem operasi MS DOS yang dibuat oleh Microsoft. Pada zaman ini sudah jarang sekali (walaupun ada beberapa yang masih pakai) kita melihat sistem operasi ini. Mau mencobanya juga peralatan komputer juga susah. Yang ada hanya hardware komputer dengan spesifikasi yang tinggi sehingga sayang. Salah satu solusinya adalah memanfaatkan Virtual Machine. Banyak sekali Virtual Machine yang dapat digunakan mulai yang berbayar hingga yang gratis, contohnya Hyper-V VMware VirtualBox Virtual PC Pada topik ini, gw akan sharing bagaiamana deploy MS DOS pada Virtual Machine. Disini gw menggunakan VMware. Membuat Virtual Machine Mula-mula kita harus membuat virtual machine. Disini gw memilih Typical Selanjutnya klik tombol Next. Disini gw pilih I will install the operating system later. Klik tombol Next untuk melanjutkan instalasi. Pilih Guest OS dengan Other version MS-DOS Jika selesai klik tombol Next. Beri nama dan lokasi Virtual Machine yang akan disimpan Jika selesai klik tombol Next. Isi kapasitas Disk, disini gw membuat 512 MB Jika selesai klik tombol Next. Akhirnya kita sudah selesai. Klik tombol Finish untuk mengakhiri. Download ISO MS DOS Setelah kita membuat Virtual Machine, selanjutnya kita perlu MS-DOS. Microsoft sudah tidak menjual MS-DOS. Ada website yang menjadi ISO MS-DOS. Anda dapat mengunduhnya di http://www.allbootdisks.com/downloads/ISO/AllBootDisks_ISO_Image_Downloads25/DOS6.22_bootdisk.iso Setelah diunduh, pasang ISO ini dibagian virtual machine pada CD/DVD. Lihat gambar dibawah ini. Menjalankan Virtual Machine Sebelum menjalankan MS-DOS, pastikan bios pada Virtual machine boot diurutkan mulai dari CD/DVD, Floppy Disk, HDD seperti yang terlihat disini Selanjutnya jalankan virtual machine. Jika sukses kita akan disuguhkan prompt A seperti gambar dibawah ini. Konfigurasi dan Partisi Disk Kemudian kita lanjutkan untuk konfigurasi disk sehingga HDD kita dapat digunakan. Pada prompt A ketik fdisk
Kita akan memperoleh tampilan seperti dibawah ini. Pilih no 1
Selanjutnya pilih no 1
Klik Y untuk konfigurasi partisi disk.
Selanjutnya sistem akan melakukan partisi disk dan MS-DOS akan melakukan restart
Format Disk C dan Copy MS-DOS File
Setelah MS-DOS telah melakukan restart. Kita harus melakukan format disk C. Ketik script ini pada prompt A
format c: /s
Jika sukses, lakukan script pada prompt A
C:
MD MSDOS
COPY A:\*.* .\MSDOS /v
COPY A:\CONFIG.SYS
COPY A:\AUTOEXEC.BAT
COPY A:\HIMEM.SYS
COPY A:\CD1.SYS
Jika sudah berarti disk C sudah berisi MS-DOS sehingga lepaskan semua ISO MS-DOS pada CD/DVD dan selanjutnya restart virtual machine.
YES, Akhirnya MS-DOS sudah berjalan
Selanjutnya anda sekarang bisa ber-happy ria dengan MS-DOS
Semoga bermanfaat.
by Agus Kurniawan
8. June 2010 12:46
Suatu ketika gw membuat suatu project ASP.NET pada Visual Studio 2008. Didalam project ASP.NET, gw menambahkan database file (*.MDF). Selang beberapa jam kemudian, gw mau mengedit database file (*.MDF) ini melalui SQL Server 2008 Management tool. Setelah selesai mengedit selalunya gw detach database file (*.MDF) dari SQL Server 2008 Management tool. Pada saat gw membuat database file (*.MDF) ini melalui Visual Studio 2008 tiba-tiba muncul error *.MDF cannot be opened becauses it is version 655. This server support version 612 and earlier. A downgrade path is not support.
error tampilannya seperti dibawah ini
Permasalahan
Permasalahan ini terjadi dikarenakan di komputer gw terinstall SQL Server 2005 dan SQL Server 2008. Pada saat gw menambah database file (*.MDF) ke Visual Studio 2008 maka database file ini dibuat sebagai database file format SQL Server 2005.
Ketika database file (*.MDF) dibuka oleh SQL Server 2008 Management tool maka database file ini dikonversi ke format SQL Server 2008. Oleh karena itu, ketika Visual Studio 2008 membuka database file akan mengalami error diatas.
Solusi
Solusinya cukup sederhana dimana kita paksa Visual Studio 2008 menggunakan format database file dalam SQL Server 2008. Ketika kita menambahkan database file maka Visual Studio 2008 membuat database file dalam format SQL Server 2008.
Caranya memaksa Visual Studio 2008 agar membuka database file dalam format SQL Server 2008 yaitu melalui menu Visual Studio 2008, pilih menu Tools->Options . Selanjutnya muncul kotak dialog. Lakukan konfigurasi seperti gambar dibawah ini
Di komputerku, nama instance SQL Server 2008 Express adalah SQLExpress2008. Jika selesai, klik tombol OK. Sekarang coba diulangi lagi dan bebaslah dari error yang tadi. Semoga Berguna.
by Agus Kurniawan
21. October 2009 23:12
Bagi anda yang sering bermain virtualisasi melalui VMware. Anda mungkin mengalami stress karena HDD drive C tinggal sedikit contohnya seperti dibawah ini Pada gambar diatas, drive C sisanya tinggal 1.47 GB. Kemudian anda ingin install yang memerlukan size HDD cukup banyak. Nah, dengan kondisi seperti ini, anda akan dibuat pusing. Bagaimana langkah-langkahnya menambah ukuran drive C? Meningkatkan size virtual disk Hal pertama yang dilakukan adalah memperbesar size virtual disk kita. Pada VMware, virtual disk mempunyai extension file *.vmdk. Dengan memanfaatkan tool yang disedikan oleh VMware, kita dapat meningkatkan ukuran virtual disk melalui tool vmware-vdiskmanager.exe Sebelum ini, pastikan virtual VMware dimatikan. Jalankan CMD pada host, kemudian arahkan ke direktori dimana VMware diinstall. Umumnya di C:\Program Files\VMware\VMware Workstation. Kemudian ketik vmware-vdiskmanager -x 30GB "C:\virtualDisk\Win2008Disk.vmdk"
Disini artinya kita menambah 30GB disk baru pada file virtual disk Win2008Disk.vmdk. Setelah selesai, jalankan virtual VMware dan lihat dibagian disk management. Contoh disini bertambah 30 GB.
Kalau kita perhatikan 30 GB merupakan disk baru, kalau kita alokasikan langsung maka akan menjadi drive baru padahal kita ingin menambahkan 30 GB ini ke drive C.
Menggabungkan Disk Pada Drive C
Caranya- anda dapat menggunakan partisi magic atau sejenisnya. Alternatif lain, kita dapat menggunakan diskpart pada OS Windows Vista, Windows 7 dan Windows Server 2008. Misalkan kita menggunakan diskpart.
panggil CMD pada virtual VMware anda. kemudian
ketik diskpart
selanjutnya ketik list volume
selanjutnya ketik select volume c
selanjutnya ketik extend
Contohnya seperti bawah ini
Sekarang sudah finish!!, selanjutnya restart komputer pada virtual VMware.
Nah, sekarang HDD drive sudah bertambah, contohnya disini drive C menjadi 40 GB
Ok, semoga berguna..
b5e0438d-0885-4441-92ae-fb53f87cc352|1|5.0
Tags:
Windows | IT Pro
by Agus Kurniawan
21. August 2009 09:31
MBSA (Microsoft® Baseline Security Analyzer) adalah tool yang dapat melakukan pengecekan apakah ada konfigurasi yang salah. Dengan konfigurasi yang salah maka ini akan berpotensi menimbulkan resiko sekuriti pada komputer tersebut. Tool ini dapat melakukan pengecekan pada OS Windows 2000 Windows XP Windows Server 2003 Windows Vista Windows 2008 Tool ini dapat melakukan pengecekan satu atau lebih komputer sekaligus. Pokoknya top deh . Getting Started Untuk menggunakan tool ini, anda harus mengunduhnya, MBSA 2.1, di website Microsoft dengan alamat http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=F32921AF-9DBE-4DCE-889E-ECF997EB18E9&displaylang=en Pilih sesuai dengan platform komputer yang akan diinstall untuk tool ini. MBSA Installation MBSA 2.1 ada dua versi platform yaitu x86 dan x64. Sesuaikan dengan platform yang dimiliki, misalkan untuk x86 file MBSA 2.1 yaitu MBSASetup-x86-EN.msi. Klik dua kali file MSI ini sehingga kita akan mendapat wizard installation seperti dibawah Ikut proses intalasinya hingga selesai How To Use Setelah proses instalasi selesai, klik aplikasi MBSA. Berikut ini tampilan MBSA 2.1 Penggunaan sangat-sangat mudah. Cukup mau scan sebuah komputer atau banyak komputer. Misalkan kita mau scan komputer kita. Klik Scan a computer Isi nama komputer. Centang opsi yang ingin dilakukan scanning. Jika selesai, klik tombol Start Scan. Mudah kan . Kalau sekiranya lama bisa ditinggal sambil maen fesbukan . Reporting Setelah selesai melakukan scanning, hasil reporting dapat dilihat. Berikut ini contoh hasil reporting Kalau sudah begini, siap-siap deh para admin disuruh scan semua komputer yang ada…lembur lagi . Ok, semoga bermanfaat artikel ini. Kalau ada yang ditanyakan post aja disini…
by Agus Kurniawan
21. August 2009 09:22
MSAT (Microsoft Security Assessment Tool) adalah tool yang berguna untuk mengidentifikasi dan mitigasi mengenai business risk yang muncul pada perusahan atau organisasi kita. Tool ini memanfaatkan pendekatan questioner. Pertanyaannya sekitar resiko keamanan pada teknologi, proses dan orang-orang yang support kelangsungan bisnis.
Getting Started
Tool ini dapat diunduh secara gratis di website Microsoft di URL: http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=CD057D9D-86B9-4E35-9733-7ACB0B2A3CA1&displaylang=en
MSAT Installation
Setelah mengunduh tool MSAT yaitu MSATEnglish.zip maka lakukan ekstrak file ZIP ini. Hasil ekstrasi, cari file MSAT40en.msi dan klik dua kali file ini.
Selanjutnya ikuti wizard instalasi ini.
How to Use
Setelah selesai instalasi, langsung kita jalankan aplikasi maka kita akan dapatkan tampilan seperti gambar dibawah
Pertama-tama, kita harus membuat profile baru. Klik tombol New maka kita akan mendapatkan kotak dialog seperti gambar dibawah
Jika selesai klik tombol OK. Jika selesai kita akan melihat aplikasi MSAT secara keseluruhan. Selanjutnya kita dapat memulai melakukan assessment. Pertama assessment mengenai pertanyaan dasar mengenai
Basic information
Infrastructure security
Application security
Operations security
People security
Environment
Nah, baru deh anda korek-korek customer atau perusahan anda untuk mengisi questioner . Ingat, nanya ke customer/client/perusahan jangan seperti kayak polisi nanya ke pencuri . Selain itu, jawabannya jangan kelamaan, ntar kayak ujian negara aja….santai aja sembari minum kopi…
Kalau udah selesai, jangan kabur dulu karena belum selesai. Jika selesai akan muncul tombol Create New Assessment.
Selanjutnya klik tombol Create New Assessment sehingga akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini
Klik tombol New, kemudian akan muncul kotak dialog. Isi nama assessment
Jika selesai klik tombol OK. Selanjutnya akan muncul daftar pertanyaan berdasarkan questioner yang diisi sebelumnya
Isi semua pertanyaan ini. Jika selesai, nanti akan muncul tombol Reports
Kalau udah muncul tombol Reports artinya assessment sudah kelar. Sekarang baru deh, yang mau ke kamar kecil pergi dulu sebelum terkencing-kencing sendiri melihat hasil assessment nya .
Reporting
Untuk melihat hasil reporting assessment nya, cukup klik tombol Reports. Berikut ini contoh hasil reporting
Semoga berguna artikel ini. Jika ada pertanyaan post disini saja cukup….