Getting Started–Virtual Mac Address 1.0

by Agus Kurniawan 8. October 2011 23:45
This tutorial how to get started for virtual mac address application, http://galunggung.codeplex.com/. To illustrate how to use, I ‘m going to show virtual mac address application for x86 platform. System Requirement Choice what your platform you want to install. There are two platform you can use, x86 and x64. You can download them on http://galunggung.codeplex.com/releases . Before installing, your computer should already installed .NET Framework 4.0 Installation After downloaded virtual mac address setup file, you could start to install by clicking setup file (*.msi) and then you will see a dialog as below Click Next button. You will get a dialog to choice a folder that you want to install this application. Click Next button if you choice it. Then you will get a confirmation installation dialog as below. Click Next button to begin installation. If installed success, you will get a confirmation dialog as below Click Close button to finish installation process. Now you’re ready to use this tool. Application Screenshot After installation process was done, you can start to run it by clicking application menu on Windows Menu and you will get virtual mac address application as below Entry Spoofed Mac Address You could entry mac address manually or automatically. If you want to entry mac address manually, you could entry mac address on yellow textbox. Otherwise, you could click Auto Generate button to generate a random mac address. After filled mac address, click Apply button to move it into spoofed textbox. Another option to entry spoofed mac address, you could use a list of spoofed mac address by clicking Look up button and then you will get a dialog as below Entry spoofed mac address manually or automatically and then click Add button. You also can delete this a spoofed mac address. To choice a spoofed mac address, click a spoof mac address on grid and then click Select button. Activate Spoofed Mac Address If you have already filled a spoofed mac address, you can apply it on specific network address. Click Activate button to do it. Restore to Original Mac Address If you want to reset your mac address on network adapter, you can click Restore button Uninstall Application You could uninstall this application by clicking setup file and then you will get a dialog as below Choice Remove Virtual Mac Address and click Finish button. You could also to uninstall it through Uninstall a program in Programs and Features

Tags:

.NET | Security | Networking | Galunggung

Buku “Konsep dan Implementasi Cryptography dengan .NET”

by Agus Kurniawan 28. March 2011 00:04
Ini buku gw yang mengenai Konsep dan Implementasi Cryptography dengan .NET. Buku ini diterbitkan oleh Dian Rakyat pada tahun Mei 2008. Tujuan ditulisnya buku ini untuk memberikan referensi bagaimana mengimplementasi konsep-konsep cryptography kedalam bentuk suatu program. Sedangkan program yang dipilih adalah platform yang menggunakan .NET . Informasi Umum Judul: Konsep dan Implementasi Cryptography dengan .NET Total Halaman: 272 Ukuran: 14 x 20.5 cm ISBN: 979-523-834-4 Sinopsis Dunia jaringan internet global tidak mungkin kita hindari dan salah satu tugas kita dalam dunia internet global adalah bagaimana menjaga keamanan data dan data transfer yang kita miliki. Salah satu cara untuk menjaga data tersebut adalah dengan melakukan proses enkripsi baik dengan menggunakan key maupun tidak. Ilmu bagaimana melakukan enkripsi dan dekripsi suatu pada lingkungan akademis dikenal dengan Cryptography. Ilmu ini bisa dikatakan sangat menantang dan banyak sekali peneliti melakukan pengkajian mulai dari design algoritma untuk cryptography hingga implementasinya. Selain itu, ada juga peneliti yang memfokuskan diri melakukan pengujian algoritma cryptography tersebut. Pada kebanyakan materi cryptography terutama algoritma-nya banyak diimplementasikan dengan bahasa C/C++. Nah, buku ini dibuat untuk mereka yang ingin mengimplementasi cryptography dengan menggunakan .NET Framework. Buku ini dirancang untuk memberikan suatu wacana baru didunia sekuriti terutama pada crytography. Pembahasan dalam buku ini dengan menggunakan metode step-by-step dan praktis serta dilengkapi dengan studi kasus bagaimana mengimplementasikan kedalam aplikasi berbasis .NET. Materi dalam buku ini dibahas mulai dari konsep .NET Cryptography, hashing, CRC, cryptography algorithm, digital signature dan ceritificate, manajemen key hingga penerapan Enterprise Library untuk sistem sekuriti. Selain juga membahas bagaimana melakukan enkripsi dari connection string yang berisi informasi user account database yang memang harus diamankan. Setelah membaca buku ini anda diharapkan dapat mengimplementasi algoritma cryptography dengan menggunakan .NET dan mempraktekan dalam project yang sedang atau akan dilakukan. Semua algoritma cryptography dalam buku ini diimplementasikan dengan menggunakan C# 2.0  dengan IDE Visual C# 2005 dan juga disertai source code dalam bentuk CD. Updated: Tersedia dalam untuk C# 4.0 dengan Visual Studio 2010 Daftar Isi Daftar Isi Kata pengantar Bab 1 - Konsep .NET Cryptography     1.1 Enkripsi dan Dekripsi     1.2 Apakah Cryptography Itu ?     1.3 Istilah-Istilah Pada Cryptography     1.4 Cryptosystem     1.5 Cryptographic Protocol     1.6 Cryptanalysis     1.7 Fungsi Cryptography         1.7.1 Secrecy         1.7.2 Integrity         1.7.3 Authentication         1.7.4 Non-Repudiation     1.8 Cryptography Pada Library .NET Framework         1.8.1 Cryptography Pada OS Windows         1.8.2 Namespace System.Security.Cryptography Bab 2 - Algoritma Transformasi Base 64     2.1. Mengenal Transformasi Base 64         2.1.1 Privacy-Enhanced Mail (PEM)         2.1.2 Multipurpose Internet Mail Extention (MIME)         2.1.3 UTF-7         2.1.4 OpenPGP     2.2 Analisa Algoritma Transformasi Base 64     2.3 Implementasi Transformasi Base 64 pada .NET Bab 3 - Algoritma Random Generator     3.1. Konsep Random Number     3.2 Analisa Random Number         3.2.1 Uniform Random Numbers     3.3 System.Random     3.4 Secure Random Number Untuk Cryptography         3.4.1 RandomNumberGenerator         3.4.2 RNGCryptoServiceProvider Bab 4 - Hash Cryptography     4.1. Konsep Hash Cryptography     4.2 Analisa Hash Cryptography         4.2.1 Unkeyed Hash Function         4.2.2 Keyed Hash Function     4.3 Implementasi Hash Function Dengan .NET         4.3.1 Unkeyed Hash Function         4.3.2 Keyed Hash Function Bab 5 - Mendeteksi Data Error Dengan Algoritma CRC     5.1. Konsep CRC     5.2 Implementasi CRC32 Bab 6 - Symmetric cryptography     6.1. Konsep Symmetric Cryptography     6.2 Analisa Symmetric Cryptography         6.2.1 Stream Ciphers         6.2.2 Block Ciphers     6.3 Implementasi Symmetric Cryptography Bab 7 - Asymmetric cryptography     7.1. Konsep Asymmetric Cryptography     7.2 Analisa Asymmetric Cryptography     7.3 Implementasi Asymmetric Cryptography (RSA)         7.3.1 Public dan Private Key         7.3.2 Encryption dan Decryption Bab 8 - Digital Signature dan Certificate     8.1 Konsep Digital Signature         8.1.1 Algoritma Digital Signature     8.2 Certificate         8.2.1 Certificate Authority (CA)         8.2.2 Format X.509 Certificate     8.3 Implementasi Digital Signature Dengan .NET     8.4 Certificate Dengan .NET Bab 9 - Data Protection API (DPAPI)     9.1 Mengenal DPAPI     9.2 Proteksi Data Dengan DPAPI     9.3 Proteksi Data Memory Bab 10 - Manajemen Key Cryptography     10.1 Key Management     10.2 Distribusi Key     10.3 Penyimpanan Key     10.4 Best Practice Management Key Bab 11 – Sistem Authentikasi Dengan Kerberos     11.1 Apakah itu Kerberos     11.2 Kegunaan Kerberos     11.3 Protokol Kerberos     11.4 Prinsip Kerja Kerberos     11.5 Kekurangan Sistem Kerberos     11.6 Implementasi Kerberos Pada OS Windows     11.7 Kerberos V5 Pada OS Windows         11.7.1 Kerberos SSP Architecture         11.7.2 Kerberos Physical Structure         11.7.3 Proses dan Interaksi Sistem Kerberos         11.7.4 User-to-User Authentication     11.8 Konfigurasi Kerberos Pada Web Server OS Windows Server 2003 Bab 12 – Enkripsi Database Connection String     12.1 Database Connection String     12.2 Metode Enkripsi Connection String     12.3 Enkripsi Connection String Dengan DPAPI     12.4 Enkripsi Connection String Dengan RSA Bab 13 – Pemanfaatan Enterprise Library Untuk Sistem Sekuriti     13.1 Enterprise Library     13.2 Instalasi Enterprise Library     13.3 Arsitektur Enterprise Library     13.4 Enterprise Library Tool     13.5 Hello World Enterprise Library     13.6 Cryptography Application Block         13.6.1 Cara Penggunaan         13.6.2 Cryptography Provider         13.6.3 Skenario Penggunaan Bab 14 – Daftar Pengecekan Sistem Keamanan .NET     14.1 Pendahuluan     14.2 Daftar Pengecekan .NET Framework 2.0     14.3 Daftar Pengecekan ADO.NET 2.0     14.4 Daftar Pengecekan ASP.NET 2.0 Daftar Pustaka Lampiran Tentang Penulis

Tags:

Books | Security | .NET

Security Development Lifecycle

by Agus Kurniawan 24. May 2010 07:28
Berbicara mengenai sistem keamanan memang gak habis-habisnya. Banyak topik dan subjek yang terlibat didalamnya. Pada artikel PCMedia edisi Juni 2010, gw tidak mengangkat terlalu teknis mengenai sistem keamanan tapi kesadaran akan pentingnya keamanan pada produk software. SDLC yang banyak diterapkan kebanyakan security architecture dipikirkan belakangan kalau produk software sudah selesai. Inilah awal dari permasalahan sistem keamanan. Security Development Lifecycle atau disingkat dengan SDL adalah  proses penjaminan kualitas keamanan pada perangkat lunak yang sedang dibuat. Microsoft secara intensif dan memasukkan dalam policy program sejak tahun 2004 yang diterapkan dalam setiap pengembangan produk yang dibuat. Dengan mengkombinasikan pendekatan holistik dan praktis, SDL memperkenalkan keamanan dan privacy pada seluruh proses pengembangan perangkat lunak. Saat ini penerapan SDL pada pengembangan perangkat lunak sangatlah penting karena berdasarkan target yang diserang sistem keamanan menunjukkan bahwa aplikasi adalah target yang paling banyak diserang sistem keamanannya.  Berdasarkan laporan Microsoft Security Intelligence Report volume 7  untuk interval waktu Januari sampai Juni 2009 menunjukkan aplikasi banyak diserang sistem keamanannya dan selanjutnya disusul dengan browser serta Sistem Operasi. Cek gambar dibawah Sedangkan berdasarkan laporan IBM Internet Security System X-Force tahun 2008 (Cek gambar dibawah) menunjukkan bahwa hanya sekitar 11% serangan sistem keamanan pada 5 vendor software besar yaitu Microsoft, Oracle, IBM, Apple, dan Cisco. Ini artinya sekitar 89% serangan sistem keamanan terjadi pada produk perangkat lunak yang dibuat oleh selain 5 vendor software besar dan mungkin itu termasuk aplikasi software yang kita buat.   Penerapan SDL Pada Agile Development Banyak sekali organisasi menerapkan Agile software development untuk pengembangan perangkat lunak. Di internal Microsoft sendiri, metologi Agile ini juga diterapkan dalam pembuatan produk perangkat lunak. Pada awalnya metodologi Agile tidak memberikan perhatian khusus untuk sistem keamanan dari perangkat lunak yang dibuat. Pada saat keamanan menjadi perhatian khusus pengguna maka metodologi Agile juga memberikan perhatian untuk diterapkannya sistem keamanan. Microsoft memulai pengembangan perangkat lunak dengan memberikan perhatian pada sistem keamanan yang dikenal dengan SDL. Dengan diterapkan SDL ini, Microsoft dapat mengurangi celah sistem keamanan pada produknya lebih dari 50%. Penerapakan SDL memang cukup berat terutama pada produk besar seperti Windows dan Microsoft Office. Lebih lengkapnya, bisa membaca pada artikel gw pada majalah PCMedia edisi Juni 2010. Semoga berguna.

Tags:

Security | Papers

ASP.NET ISAPI got Problem while Notification Server Altaris ISAPI run

by Agus Kurniawan 25. August 2009 13:38
Ini pengalaman gw mengenai Altaris dan ASP.NET. Sebulan lalu, gw mengerjakan project reporting berbasis ASP.NET. Setelah selesai dibuat, gw deploy ke web server dimana didalamnya juga diinstall Altaris. Setelah diregister ASP.NET 2.0 ke IIS rupanya aplikasi ASP.NET tidak bisa dijalankan. Kalau di browse via IE akan error Server Unavailable Dan kalau di cek pada bagian eventlog maka kita memperoleh error message sebagai berikut Failed to execute request because the App-Domain could not be created Solusi Setelah coba sana-sani dan analisa sekuriti, rupanya ISAPI Altaris melakukan block ISAPI ASP.NET sehingga solusinya remove ISAPI Altaris dari website. Sekarang anda happy

Tags: ,

.NET | Security

Check computers for common security Misconfigurations using MBSA

by Agus Kurniawan 21. August 2009 09:31
MBSA (Microsoft® Baseline Security Analyzer) adalah tool yang dapat melakukan pengecekan apakah ada konfigurasi yang salah. Dengan konfigurasi yang salah maka ini akan berpotensi menimbulkan resiko sekuriti pada komputer tersebut. Tool ini dapat melakukan pengecekan pada OS Windows 2000 Windows XP Windows Server 2003 Windows Vista Windows 2008 Tool ini dapat melakukan pengecekan satu atau lebih komputer sekaligus. Pokoknya top deh . Getting Started Untuk menggunakan tool ini, anda harus mengunduhnya, MBSA 2.1, di website Microsoft dengan alamat http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=F32921AF-9DBE-4DCE-889E-ECF997EB18E9&displaylang=en Pilih sesuai dengan platform komputer yang akan diinstall untuk tool ini. MBSA Installation MBSA 2.1 ada dua versi platform yaitu x86 dan x64. Sesuaikan dengan platform yang dimiliki, misalkan untuk x86 file MBSA 2.1 yaitu MBSASetup-x86-EN.msi. Klik dua kali file MSI ini sehingga kita akan mendapat wizard installation seperti dibawah Ikut proses intalasinya hingga selesai How To Use Setelah proses instalasi selesai, klik aplikasi MBSA. Berikut ini tampilan MBSA 2.1 Penggunaan sangat-sangat mudah. Cukup mau scan sebuah komputer atau banyak komputer. Misalkan kita mau scan komputer kita. Klik Scan a computer Isi nama komputer. Centang opsi yang ingin dilakukan scanning. Jika selesai, klik tombol Start Scan. Mudah kan . Kalau sekiranya lama bisa ditinggal sambil maen fesbukan . Reporting Setelah selesai melakukan scanning, hasil reporting dapat dilihat. Berikut ini contoh hasil reporting Kalau sudah begini, siap-siap deh para admin disuruh scan semua komputer yang ada…lembur lagi . Ok, semoga bermanfaat artikel ini. Kalau ada yang ditanyakan post aja disini…

Tags:

IT Pro | Security | Windows

Security Assessment Using MSAT

by Agus Kurniawan 21. August 2009 09:22
MSAT (Microsoft Security Assessment Tool) adalah tool yang berguna untuk mengidentifikasi dan mitigasi mengenai business risk yang muncul pada perusahan atau organisasi kita. Tool ini memanfaatkan pendekatan questioner. Pertanyaannya sekitar resiko keamanan pada teknologi, proses dan orang-orang yang support kelangsungan bisnis. Getting Started Tool ini dapat diunduh secara gratis di website Microsoft di URL: http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=CD057D9D-86B9-4E35-9733-7ACB0B2A3CA1&displaylang=en MSAT Installation Setelah mengunduh tool MSAT yaitu MSATEnglish.zip maka lakukan ekstrak file ZIP ini. Hasil ekstrasi, cari file MSAT40en.msi dan klik dua kali file ini. Selanjutnya ikuti wizard instalasi ini. How to Use Setelah selesai instalasi, langsung kita jalankan aplikasi maka kita akan dapatkan tampilan seperti gambar dibawah Pertama-tama, kita harus membuat profile baru. Klik tombol New maka kita akan mendapatkan kotak dialog seperti gambar dibawah Jika selesai klik tombol OK. Jika selesai kita akan melihat aplikasi MSAT secara keseluruhan. Selanjutnya kita dapat memulai melakukan assessment. Pertama assessment mengenai pertanyaan dasar mengenai Basic information Infrastructure security Application security Operations security People security Environment Nah, baru deh anda korek-korek customer atau perusahan anda untuk mengisi questioner . Ingat, nanya ke customer/client/perusahan jangan seperti kayak polisi nanya ke pencuri . Selain itu, jawabannya jangan kelamaan, ntar kayak ujian negara aja….santai aja sembari minum kopi… Kalau udah selesai, jangan kabur dulu   karena belum selesai. Jika selesai akan muncul tombol Create New Assessment. Selanjutnya klik tombol Create New Assessment sehingga akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini Klik tombol New, kemudian akan muncul kotak dialog. Isi nama assessment Jika selesai klik tombol OK. Selanjutnya akan muncul daftar pertanyaan berdasarkan questioner yang diisi sebelumnya Isi semua pertanyaan ini. Jika selesai, nanti akan muncul tombol Reports Kalau udah muncul tombol Reports artinya assessment sudah kelar. Sekarang baru deh, yang mau ke kamar kecil pergi dulu sebelum terkencing-kencing sendiri melihat hasil assessment nya . Reporting Untuk melihat hasil reporting assessment nya, cukup klik tombol Reports. Berikut ini contoh hasil reporting    Semoga berguna artikel ini. Jika ada pertanyaan post disini saja cukup….

Tags: ,

Windows | IT Pro | Security