by Agus Kurniawan
21. March 2013 02:43
I just published a new book about basic sensor programming on Windows 8. The following is TOC of the book:
1. Sensor in Windows 8 WinRT 1.1 Windows 8 WinRT Sensor 1.2 Accelerometer 1.3 Compass 1.4 Inclinometer 1.5 Light Sensor 1.6 Gyrometer 1.7 Orientation 1.8 Simple Orientation 1.9 Geolocation 2. Arduino and Windows 8 2.1 Arduino 2.1.1 Arduino Uno 2.1.2 Arduino Leonardo 2.1.3 Arduino Mega 2560 2.1.4 Arduino Due 2.2 Electronic Components 2.2.1 Arduino Starter Kit 2.2.2 Fritzing 2.2.3 Cooking-Hacks: Arduino Starter Kit 2.2.4 Arduino Sidekick Basic kit 2.3 Arduino Software 2.4 Testing 2.5 Connecting Arduino to Windows 8 2.5.1 Arduino Hardware Driver on Windows 8 2.5.2 Simple Testing 2.6 Arduino and .NET 3. Connecting Arduino to Windows 8 WinRT 3.1 Serial Port 3.2 Windows Communication Foundation (WCF) 3.2.1 Creating WCF Application 3.2.2 Consuming WCF on Windows 8 WinRT 3.2.3 Testing 3.2.4 Deplying and Multi-User 3.3 Socket Client-Server 4. Consuming Data from Sensor Devices 4.1 Problem 4.1.1 Sensor Devices 4.1.2 Consuming Sensor Data in Windows 8 WinRT 4.2 Reading Sensor 4.3 Accessing Sensor Data from Console 4.4 Publishing Sensor Data for Windows 8 WinRT 4.4.1 Create WCF Application 4.4.2 Consuming WCF on Windows 8 Store 4.4.3 Testing 5. Controlling Devices 5.1 LED Controller Device 5.2 Arduino Implementation 5.3 Controlling Device from .NET Console 5.4 Publishing Sensor Data for Windows 8 WinRT 5.4.1 Creating WCF Application 5.4.2 Consuming WFC 5.4.3 Testing 6. Button and Switch 6.1 Getting Data from Button and Switch 6.2 Arduino Implementation 6.3 Executing Command to .NET Console 6.4 Publishing Sensor Data for Windows 8 WinRT 6.4.1 Creating Socket Server 6.4.2 Socket Client on Windows 8 Store 6.4.3 Testing
How to buy?
Kindle: http://www.amazon.com/Pocket-Reference-Sensors-Windows-ebook/dp/B00BXHEOWE/
Lulu: http://www.lulu.com/shop/agus-kurniawan/pocket-reference-basic-sensors-in-windows-8/ebook/product-20927425.html
Kobo: http://www.kobobooks.com/ebook/Pocket-Reference-Basic-Sensors-Windows-8/book-SyQ9aWmDCUexynJZW4b-hw/page1.html
iBookStore: http://itunes.apple.com/us/book/isbn9781300856610
Nook: http://www.barnesandnoble.com/w/pocket-reference-agus-kurniawan/1115125073
by Agus Kurniawan
4. December 2012 00:13
Do you want to learn Node.js programming in Windows 8 Metro style (Modern UI)? Yeah, I just ported from my book Nodejs Programming by Example to Windows 8 Native app. I called it, Pocket.Nodejs.
The following is a sample of screenshot app.
Interest? Just download and buy it on Windows 8 Store directly. You can search it with keyword: Pocket.Nodejs
Here is Windows 8 Store link: http://apps.microsoft.com/webpdp/en-US/app/pocket-nodejs/fdb55612-a684-456a-9294-76366db0f4ca
by Agus Kurniawan
29. November 2012 02:13
Matlab memang dapat dikatakan secara “de facto” sebagai tool untuk scientific computing. Seperti diketahui Matlab bukanlah tool yang gratis. Harganya pun tidaklah murah. Yang paling murah adalah versi Student Edition. Ketika blog ini ditulis, harga Matlab student edition sekitar US$ 89. Fitur pada Matlab student edition juga terbatas.
Masih lanjut dengan Matlab? silakan kalau Kampus atau perusahan anda mempunyai dana untuk pembelian Matlab.
Ada kah alternatif? alternatif banyak sekali namuan dari sekian alternatif, GNU Octave,http://www.gnu.org/software/octave/, dapat dikatakan mendekati dengan Maltab. Mulai dari sintak bahasa pemrogramannya hingga library nya. Yang tidak ada saat ini adalah GUI Simulink nya.
Pada blog ini, gw hanya sharing bagaimana memanfaatkan GNU Octave pada Windows. Ada 2 solusi yang dapat dilakukan
Melalui Cygwin
Melalui package Octave yang sudah dikustomasi dengan platform Windows yaitu Octave Forge
Pada ilustrasi ini, saya menggunakan Windows 8 x64.
Octave Cygwin
Cara ini yang paling mudah. Anda cukup download dan install Cygwin di http://www.cygwin.com/.
Jalankan file cygwin nya sehingga diperoleh dialog seperti ini.
Ikuti petunjuk instalasi. Kemudian dibagian package nya. Ketik octave dan centang seperti dibawah ini
Tambahkan juga gnuplot untuk grafik nya.
Setelah selesai, jalankan Cygwin sehingga kita akan memperoleh konsole seperti dibawah ini
Untuk menjalankan octave, ketik
octave
Selanjutnya kita akan melihat Octave seperti dibawah ini
Lakukan uji sintak Matlab
Uji grafik matlab juga
x = 1:0.1:10
y = sin(x)
plot(x,y)
Octave Forge
Octave Forge merupakan proyek pengembangan dari GNU Octave. Tujuan memudahkan pengguna dan menghindari kompleksitas Cygwin.
Download file nya disini http://octave.sourceforge.net/ . Pilih file octave-x.x.x-y-setup.exe dimana x itu versi dan y adalah compiler nya, misalkan octave-3.6.2-vs2010-setup.exe itu menggunakan Visual Studio 2010 dimana anda dapat menggunakan versi express edition dari Website Microsoft.
Setelah selesai, kita akan memperoleh konsole mirip seperti sebelumnya
Cara menggunakannya juga sama
Selanjutnya biar enak pakai GUI, kita dapat menginstall Octave GUI, http://code.google.com/p/octave-gui/
Lakukan eksrak file dan jalankan. Kemudian aplikasi ini meminta file octave-forge tersebut. Arahkan file exe dari octave forge.
Setelah sukses, kita akan memperoleh tampilan seperti dibawah ini.
Sekarang kita uji grafik 3. Ketika script ini
[x,y,z] = peaks(3);
surfc(x,y,z)
colormap hsv
axis([-3 3 -3 3 -10 5])
Hasilnya seperti dibawah ini
Aha.. bagaimana? Menarik?
Selanjutnya?
Langsung dicoba!!..
Kalau mengenai bahasa pemrograman atau sintak-sintak dasar Matlab. Anda dapat menonton video tutorial saya di PE College. Cek http://pecollege.net/ViewVideoList.aspx?list=14 yang berisi kumpulan video tutorial mengenai dasar pemrograman Matlab.
Semoga berguna
by Agus Kurniawan
11. November 2012 16:07
Era komputasi tinggi dan cepat disertai juga jumlah data yang meledak memerlukan solusi yang komprehensif. High Computing dan Cloud Computing dapat menjadi alternatif untuk mengatasi meledaknya data yang begitu cepat.
Buku "Panduan Praktis Microsoft Windows Azure" membantu rekan-rekan mengenal teknologi cloud computing berbasis Windows Azure. Buku ini akan diterbitkan oleh Elexmedia Komputindo.
Sinopsis Buku
Saat ini makin maraknya bisnis cloud computing yang dapat dilihat indikatornya yaitu banyaknya kesadaran akan manfaat cloud computing bagi kebutuhan mereka dan ditambah lagi pemain atau vendor cloud computing juga banyak bermunculan. Disisi pengguna, ini akan menyibukkan pengguna karena apabila kita ingin memanfaatkan cloud computing dengan platform Windows Azure sebagai aplikasi utama maka kita membuat yang baru jika belum mempunyai aplikasinya atau melakukan migrasi aplikasi saat ini ke platform Windows Azure. Buku ini dirancang untuk membantu para pengembang cloud computing dengan memanfaatkan Windows Azure. Seluruh penyajian dilakukan secara step-by-step. Berikut ini bahasan topik yang dibahas
Pengenalan teknologi Windows Azure dan proses migrasi
Windows SQL Azure
Windows Azure Storage
Windows Azure Web Sites
Windows Azure Virtual Machine dan Virtual Network
Windows Azure Service Bus, Media Service, dan Mobile Service
Windows Azure Tools
Windows Azure Big Data
Daftar Isi
Kata Pengantar Bab 1 Mengenal Windows Azure 1.1 Pengertian Cloud Computing 1.2 Tipe Cloud Computing 1.3 Perbedaan IaaS dan PaaS 1.4 Skenario Pemanfaatan Cloud Computing 1.5 Layanan Microsoft Cloud 1.6 Windows Azure Platform 1.7 Pengembangan Aplikasi Windows Azure
Bab 2 Teknologi Windows Azure dan Proses Migrasi 2.1 Windows Azure Management Portal 2.2 Windows Azure Compute 2.3 Media Service 2.4 Mobile Service 2.5 Windows Azure Storage 2.6 SQL Azure Database 2.7 Windows Azure Migration Assessment Tool 2.8 Migrasi ke Windows Azure 2.9 Proses Deployment 2.10 Testing 2.11 Dukungan Driver, Library dan Protokol Untuk Database 2.12 Migrasi Data 2.13 Migrasi Data Ke Windows Azure Table Storage 2.14 Automating Deployment Pada Windows Azure 2.15 Membatasi User Untuk Unggah File Yang Besar 2.16 Implementasi SSL Untuk Enkripsi Transmisi Pada Web Role Dan Azure Data Service
Bab 3 Windows SQL Azure 3.1 Akses SQL Azure 3.2 Membuat SQL Azure Server 3.3 Akses Database Pada SQL Azure 3.4 Migrasi Data SQL Server Ke SQL Azure 3.5 Memprogram Database SQL Azure 3.6 Backup Database SQL Azure 3.7 Import dan Export Data-Tier Application 3.8 Error Messages SQL Azure 3.9 Entity Framework Dan LINQ 3.10 Menghapus Database
Bab 4 Teknologi Windows Azure Storage 4.1Teknologi Storage Pada Windows Azure 4.1.1 Windows Azure Storage-Table 4.1.2 Windows Azure Storage-Blob 4.1.3 Windows Azure Storage – Queue 4.2 Membuat Windows Azure Storage 4.3 Akses Windows Azure Storage 4.4 Integrasi Dengan Aplikasi Dengan Windows Azure Storage 4.4.1 Persiapa 4.4.2 Initialisasi 4.4.3 Membuat Tabel 4.4.4 Menambah Data Tabel 4.4.5 Mengambil Data 4.4.6 Mengedit Data 4.4.7 Menghapus Data 4.4.8 Menghapus Tabel 4.5 Bekerja Dengan Data Blob 4.5.1 Unggah File 4.5.2 Memperoleh Daftar Data Blob 4.5.3 Unduh Blob 4.5.4 Menghapus Data Blob
Bab 5 Teknologi Windows Azure Web Sites 5.1 Teknologi Web Sites Pada Windows Azure 5.2 Membuat Web Site Baru 5.3 Testing Web Site 5.4 Konfigurasi Web Site 5.5 Menghentikan Servis 5.6 Menghapus Web Site
Bab 6 Windows Azure Virtual Machine 6.1 Mengaktifkan Fitur Windows Azure Virtual Machine 6.2 Membuat Virtual Machine Pada Windows Azure 6.3 Testing VM 6.4 Monitoring VM 6.5 Restart dan Shutdown 6.6 Membuka Port VM 6.7 Menghapus VM
Bab 7 Windows Azure Virtual Network 7.1 Mengaktifkan Fitur Windows Azure Virtual Network 7.2 Membuat Virtual Network 7.3 Konfigurasi Virtual Network Melalui File 7.4 Menghapus Virtual Network 7.5 Langkah Selanjutnya
Bab 8 Windows Azure Service Bus 8.1 Mengaktifkan Fitur Windows Azure Service Bus 8.2 Membuat Service Bus 8.3 Membuat Queue 8.4 Monitoring Queue 8.5 Akses Queue 8.6 Menghapus Service Bus 8.7 Windows Azure Service Topic 8.8 Mengakses Windows Azure Queue 8.8.1 Persiapan 8.8.2 Initialisasi 8.8.3 Membuat Queue 8.8.4 Mengirim Message 8.8.5 Menerima Message 8.8.6 Menghapus Queue 8.9 Manipulasi Windows Azure Service Topic 8.9.1 Membuat Service Topic 8.9.2 Membuat Subscription 8.9.3 Mengirim Message Ke Topic 8.9.4 Menerima Message 8.9.5 Menghapus Subscription 8.9.6 Menghapus Service Topic
Bab 9 Windows Azure Media Service 9.1 Mengaktifkan Fitur Windows Azure Media Service 9.2 Membuat Media Service 9.3 Ekplorasi Windows Azure Media Service 9.4 Akses Media Service 9.5 Menghapus Media Service
Bab 10 Windows Azure Mobile Service 10.1 Mengaktifkan Fitur Windows Azure Mobile Service 10.2 Membuat Mobile Service 10.3 Mengekplorasi Mobile Service 10.3.1 Panel Mobile Service 10.3.2 Dashboard 10.3.3 Data 10.3.4 Panel Push 10.3.5 Panel Identity 10.3.6 Panel Configure 10.3.7 Panel Scale 10.3.8 Panel Logs 10.4 Access Key 10.5 Menghapus Mobile Service
Bab 11 Windows Azure Tools 11.1 Windows Azure Commandline 11.1.1 Platform Linux 11.1.2 Windows 11.2 Mendapatkan Publish Setting 11.2.1 Linux 11.2.2 Windows 11.3 Windows Azure Virtual Machine 11.4 Manajemen Web Sites 11.5 Windows Azure Cloud Services
Bab 12 Windows Azure Big Data 12.1 Windows Azure BIG DATA 12.2 Windows Azure Hadoop 12.3 Eksplorasi Windows Azure Hadoop 12.3.1 Interactive Console 12.3.2 Remote Desktop 12.3.3 Open Ports 12.3.4 Manage Cluster 12.3.5 Job History 12.3.6 Samples 12.3.7 Download 12.3.8 Create Job 12.4 Eksekusi Job Daftar Pustaka Tentang Penulis
Semoga buku ini berguna untuk semuanya
Update - 30 Nov 2012
Buku sudah tersedia di toko buku. Pembelian juga dapat dilakukan secara online, cek: http://elexmedia.co.id/buku/detail/9786020200835
7359317b-dec2-4b9a-85d1-7518c41ccbac|2|5.0
Tags:
Books | Windows
by Agus Kurniawan
25. October 2012 21:23
Beberapa saat lalu Microsoft meluncurkan Microsoft Office 2013. Ada banyak fitur baru dan beberapa perbaikan dari versi sebelumnya. Bagaimana instalasi Microsoft Office 2013 yang baru? terus bagaimana apalagi sebelumnya komputer sudah terinstall Microsoft Office 2010 proses instalasi, apakah ini menimpah (replace) atau side-by-side?
Mari kita eksplore Microsoft Office 2013!!
Instalasi dan Upgrade Microsoft Office 2013
Bagi anda yang komputernya belum terinstall Microsoft Offce 2013 maka proses instalasi cukup mudah yaitu langsung melakukan instalasi dan ikuti perintah instalasinya.
Bagaimana yang sudah terinstall Microsoft Office 2010 dan bagaimana upgrade nya? atau anda ingin Microsoft Office 2010 tetap ada dan Office 2013 tetap terinstall artinya ini satu sama lainnya tetap terinstal bersamaan. Opsi lainnya, anda ingin melakukan replace dari Office 2010 ke Office 2013.
Yang pasti, apapun opsinya termasuk upgrade baik opsi replace atau side-by-side tetap membutuhkan License key Office 2013 kecuali mempunya volume license.
Bagaimana upgradenya?
Ketika instalasi telah dieskeusi dan kemudian kita memperoleh tampilan seperti ini
Klik Customize. Kalau piluh Ugrade maka ini artinya anda melakukan replace semua Microsoft Office didalam komputer kita.
Setelah dipilih Customize, kita akan memperoleh tampilan sebagai berikut
Disini terlihat bahwa apabila kita pilih
Remove all previous versions maka kita akan melakukan replace Office versi lama ke Office 2013
Keep all previous versions akan membiarkan Office versi lama dan artinya kita install Office 2013 side-by-side
Remove only the following applications digunakan kalau kita mau spesifik aplikasi Office yang akan di replace
Jika sudah klik tombol Upgrade
Selanjutnya setup akan melakukan instalasi sesuai pilihan tadi.
Kalau sukses, kita akan memperoleh hasil akhir sebagai berikut
Klik tombol Close untuk mengakhiri instalasi
Aktivasi Office 2013
Setelah kita selesai instalasi Office 2013, kita akan melihat shortcutnya seperti dibawah ini. Contohnya pada Windows 8
Jalankan salah satu aplikasi Office 2013.
Kemudian kita akan memperoleh kotak dialog seperti ini
Pilih Enter a product key instead kalau memang memiliki product key
Isi product key yang dimiliki dan klik tombol Install
Selanjutnya Office 2013 sudah sukses diaktivasi
Eksplorasi Office 2013
Berikut ini contoh tampilan Office 2013.
Yang ini adalah Outlook 2013
Yang ini adalah Word 2013
Ini Excel 2013
Ini PowerPoint 2013
Selamat menikmati Office 2013
by Agus Kurniawan
15. January 2012 17:06
Python adalah salah satu bahasa keluarga dynamic programming language yang banyak dipakai untuk beberapa keperluan. Di dunia penelitian, bahasa pemrograman cukup banyak dipakai. Pada tutorial ini saya akan sharing pengalaman bagaimana menggunakan Python pada Windows 7 dan IDE tool yang digunakan adalah Eclipse. OS Windows 7 yang saya gunakan adalah Windows 7 x64. Instalasi Python Runtime Untuk menjalankan kode program Pyhton dan melakukan kompilasi, kita harus memerlukan runtime pada OS Windows. Python runtime ini dapat diunduh pada alamat http://python.org/getit/. Pilih runtime yang sesuai dengan kebutuhan x86 atau x64. Disini saya mengunduh runtime Pyhton 3.2.2 untuk Windows x86-x64. Setelah mengunduh, install runtime ini sehingga kita akan memperoleh tampilan dialog seperti dibawah ini Pilih user yang akan digunakan untuk instalasi, kalau saya pilih semua user. Klik tombol Next untuk memulai instalasi dan memilih folder dimana instalasinya. Jika selesai, kita akan memperoleh tampilan dialog seperti dibawah ini Klik tombol Finish untuk mengakhiri proses instalasi. Akhirnya kita sudah menginstall Python runtime kedalam OS Windows. Instalasi Eclipse Apabila anda sudah menginstall Eclipse maka abaikan lagkah proses instalasi ini. Untuk yang beli menginstall, anda harus mengunduh dan menginstall Eclipse ini pada alamat http://www.eclipse.org/downloads/ Minimal yang dipilih Eclipse Classic. Anda dapat menggunakan Eclipse yang lain. Selanjutnya Install atau Extract file hasil unduh. Kemudian jalankan aplikasi Eclipse sehingga kita akan memperoleh IDE seperti dibawah ini Instalasi Python Untuk Eclipse Pada Eclipse, klik menu Help dan pilih menu Install New Software sehingga kita akan memperoleh kotak dialog seperti dibawah ini Klik tombol Add sehingga kita akan mendapatkan kotak dialog seperti dibawah ini Isi alamat (Location) dengan http://pydev.org/updates dan Name sesuai kehendak misalkan Python. Selanjutnya nanti akan muncul seperti dibawah ini Centang semuanya atau minimal PyDev untuk memprogram Pyhton. Klik tombol Next untuk instalasi dan ikuti petunjuknya. Pastikan komputer anda terhubung dengan internet. Konfigurasi Python Plugin Pada Eclipse Setelah melakukan instalasi, kita harus melakukan konfigurasi sehingga kita dapat menggunakan Python dalam Eclipse. Pada Eclipse, klik menu Window dan pilih menu Preferences sehingga kita akan memperoleh kotak dialog seperti dibawah ini Pada bagian kiri, klik kategori PyDev dan pilih Interpreter – Python . Klik tombol New sehingga kita akan mendapatkan kotak dialog seperti dibawah ini Isi bagian Interpreter Executable dengan file python.exe pada direktori dimana Python runtime ini diinstall pada awal diatas. Jika selesai klik tombol OK. Selanjutnya Eclipse akan mendeteksinya sehingga kita nanti akan mendapatkan tampilan seperti dibawah ini Centang bagian terpenting terutama yang berhubungan dengan folder Python runtime. Jika selesai, klik tombol OK. Akhirnya kita akan memperoleh tampilan akhir konfigurasi seperti dibawah ini. Klik tombol OK jika selesai semua. Kemudian Eclipse akan melakukan konfigurasi seluruhnya. Pada beberapa kasus, Eclipse akan diminta disuruh restart artinya Eclipse ditutup dan kemudian dipanggil lagi. Akhirnya Eclipse sudah disiap untuk digunakan untuk memprogram Python. Memulai Pemrograman Python Dengan Eclipse Melalui Eclipse, kita buat project baru dan pilih Pilih PyDev Project dan selanjutnya klik tombol Next. Kemudian kita akan mendapat kotak dialog seperti dibawah ini Isi nama project, tipe, Grammar dan Interpreter . Pilih Create ‘scr’…, contohnya seperti diatas Jika sudah, klik tombol Finish dan kita akan mendapatkan tampilan Eclipse seperti dibawah ini Langkah selanjutnya adalah kita menambahkan module Python untuk menulis kode program. Klik kanan pada folder src diatas dan pilih New –>PyDev Module seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini Kemudian kita akan mendapatkan kotak dialog seperti dibawah Isi Name dengan nama modul. Jika selesai, klik tombol Finish. Akhirnya kita dapat memulai memprogramnnya. Tulis kode program seperti dibawah ini print('Hallo Indonesia')
Simpan file ini.
Kompilasi Dan Eksekusi
Untuk menjalankan kode pilih menu Run –> Run As dan pilih Python Run seperti dibawah ini
Jika sukses kita akan memperoleh hasil pada bagian bawah seperti dibawah ini
Bagaimana selanjutnya? Sekarang baru mulailah dengan memprogram bahasa Python.
Semoga tutorial ini berguna. Jika suka, mohon disebarkan ke lain-lainnya.
by Agus Kurniawan
17. November 2011 10:20
Beberapa perusahan, lembaga atau mungkin institusi kita mempunyai Active Directory yang masih berjalan diatas sistem operasi Windows Server 2003 padahal saat ini Microsoft sudah meluncurkan Active Directory untuk Windows Server 2008 yang dikenal dengan Active Directory Domain Services (ADDS).
Ada banyak keuntungan yang diperoleh ketika kita mengimplementasi Active Directory dengan Windows Server 2008. Pada artikel ini penulis mengajak pembaca bagaimana melakukan migrasi Active Directory Windows Server 2003 ke Windows Server 2008 dengan berbagai skenario.
Skenario Migrasi
Secara umum migrasi Active Directory dari lingkungan Windows Server 2003 ke Windows Server 2008 dapat dilakukan dengan tiga pendekatan antara lain
· In-place upgrading
· Transitioning
· Restructuring
Masing-masing skenario ini mempunyai keuntungan dan kerugian. Kita akan membahasnya pada sub judul selanjutnya.
Skenario In-place upgrading
Skenario In-place upgrading memungkinkan kita langsung dapat menguprade dari sistem operasi Windows Server 2003 ke Windows Server 2008 sehingga Active Directory akan dapat di upradge. Sedangkan Windows Server 2003 dan Windows Server 2003 R2 akan dapat di upgrade ke Windows Server 2008 secara langsung apabila memenuhi syarat sebagai berikut
· Windows Server 2003 minimal Service Pack 1
· Tidak dapat upgrade untuk cross-architecture diantara platform x86, x64 dan Itanium
· Standard Edition dapat di upgrade ke Standard and Enterprise Edition
· Enterprise Edition hanya dapat di upgrade ke Enterprise Edition
· Datacenter Edition hanya dapat di upgrade ke Datacenter Edition
Berikut ini langkah-langkah melakukan migrari Active Directory Windows Server 2003 ke Windows Server 2008:
1. Login ke Active Directory Windows Server 2003
2. Masukkan DVD Windows Server 2008
3. Jalankan CMD
4. Arahkan ke direktori dimana DVD Windows Server 2008 berada. Misalkan drive D adalah drive DVD Windows Server 2008
5. Arahkan ke path D:\sources\adprep
6. Pertama-tama kita akan mempersiapakan forest yang akan dilakukan migrasi
7. Selanjutnya ketik pada CMD
adprep /forestprep
8. Selanjutnya akan muncul seperti gambar 1
9. Ketik C dan selanjutnya tekan ENTER
10. Contoh hasil eksekusi dapat dilihat pada gambar 2
11. Langkah selanjutnya kita mempersiapkan domain
12. Ketik pada CMD
adprep /domainprep
13. Contoh hasil eksekusinya yang sukses seperti pada gambar 3
14. Apabila akan membuat Read Only DC (RODC) maka kita harus mempersiapkannya. Jika tidak maka bisa dilanjutkan ke langkah 16
15. Untuk membuat RODC, ketik pada CMD
adprep /rodcprep
16. Apabila semua proses persiapan selesai maka klik tombol Install pada kotak dialog Windows Server 2008 Installation seperti gambar 4
17. Jika tidak muncul kotak dialog ini, klik dua file setup.exe pada DVD Windows Server 2008
18. Selanjutnya ikuti proses instalasinya
19. Jika menemukan kotak dialog seperti gambar 5, pilih Upgrade
20. Akhirnya selesai juga migrasi dengan metode In-place upgrading
Gambar 1. Periapan migrasi forest
Gambar 2. Contoh hasil eksekusi persiapan migrasi forest
Gambar 3. . Contoh hasil eksekusi persiapan migrasi domain
Gambar 4. Kotak dialog Windows Server 2008 Installation
Gambar 5. Upgrade ke Windows Server 2008
Skenario Transitioning
Skenario Transitioning adalah skenario dimana kita menambahkan Windows Server 2008 sebagai Domain Controller pada lingkungan Active Directory yang sedang berjalan. Setelah sukses memindahkan Flexible Single Master Operations (FSMO) roles ke Windows Server 2008 maka kita dapat menghapus DC pada Windows Server 2003. Skenario ini dapat dilakukan pada lingkungan Active Directory yang functional level minimal Windows 2000 Native.
Skenario ini yang cocok untuk kondisi
· Struktur Active Directory yang komplek
· Mesin server yang sudah tua
· Ada kesempatan untuk memindahkan drive file Active Directory
Berikut langkah-langkah proses migrasi dengan pendekatan Transitioning:
1. Install OS Windows Server 2008
2. Install DC Windows Server 2008 yang menjadi member DC Windows Server 2003
3. Lakukan pemindahan FSMO role ke mesin Windows Server 2008
4. Backup semua data dan pindahkan ke DC mesin Windows Server 2008
5. Jika sukses maka mesin DC Windows Server 2003 dapat dimatikan
Untuk bagaimana memindahkan FSMO role ke mesin Windows Server 2008 dapat dibaca pada sub judul Transfer FSMO roles.
Skenario Restructuring
Restructuring adalah cara migrasi dari Domain Controller Windows Server 2003 ke Windows Server 2008. Skenario ini memungkinkan untuk memindahkan semua resource dari satu domain Windows Server 2003 ke domain baru Windows Server 2008. Ini dapat dilakukan dengan Active Directory Migration Tool (ADMT).
Skenario ini sangat cocok untuk kondisi
· AD sering terjadi masalah
· Ingin membangun struktur AD yang baru
· Ingin melakukan merge atau split dua AD forest
Transfer FSMO Roles
FSMO (Flexible Single Master Operation) banyak dimanfaatkan pada Active Directory Windows Server 2000 dan Windows Server 2003 sedangkan di Windows Server 2008 istilah FSMO diganti dengan Operations masters. Pada FSMO roles terhadap beberapa role yaitu
· Scheme Master
· Domain Naming Master
· PDC Emulator
· RID Master
· Infrastructure Master
Pada umumnya FSMO menjadi satu pada Domain Controller (DC) ketika proses instalasi. Kita dapat memindahkan FSMO roles ke beberapa DC. Transfer FSMO dapat dipindahkan dari satu DC ke DC lainnya oleh administrator atau menghapus DC tersebut. Bagaimanapun juga proses ini dilakukan secara manual. Kita dapat melakukan transfer FSMO roles ke DC lainnya dengan menggunakan Ntdsutil.exe atau MMC snap-in tool yang disediakan oleh OS Windows.
Untuk memindahkan FSMO roles memerlukan hak akses berdasarkan user group pada Active Directory. Berikut ini tabel untuk user group untuk memindahkan FSMO roles
FSMO Roles
User Group yang dapat mempunyai hak akses
Scheme
Scheme Admins
Domain Naming
Enterprise Admins
RID
Domain Admins
PDC Emulator
Infrastructure
Untuk ilustrasinya, penulis melakukan simulasi ini yang dilakukan pada Windows Server 2003 x86. Kita akan menggunakan GUI melalui MMC Snap-In. Oleh karena itu, kita harus melakukan registrasi Schmmgmt.dll. Berikut bagaimana melakukan registrasi Schmmgmt.dll
1. Klik Start dan klik Run
2. Tulis regsvr32 schmmgmt.dll seperti pada gambar 6
3. Setelah selesai, klik tombol OK
4. Jika sukses maka akan muncul kotak dialog seperti gambar 7
Gambar 6. Registrasi Schmmgmt.dll
Gambar 7. Proses registrasi Schmmgmt.dll sukses
Setelah kita sukses melakukan registrasi Schmmgmt.dll maka kita dapat melakukan transfer FSMO roles dari satu DC ke DC lainnya.
Transfer Schema Master Role
Berikut ini langkah-langkah melakukan transfer Master role dari satu DC ke DC lainnya:
1. Klik tombol Start Windows dan klik Run
2. Ketik mmc
3. Selanjutnya akan muncul kotak dialog seperti gambar 8
4. Pada kotak dialog MMC ini klik menu File-> Add/Remove Snap-in
5. Kemudian akan muncul kotak dialog Add/Remove Snap-in
6. Pada kotak dialog ini, klik tombol Add sehingga akan muncul kotak dialog Add Standalone Snap-in seperti gambar 9
7. Pada kotak dialog ini, pilih Active Directory Schema
8. Jika selesai klik tombok Add dan klik tombol OK
9. Kemudian pada dialog MMC akan terlihat Active Directory Schema
10. Pada menu tree Active Directory Schema, klik kanan sehingga akan muncul context menu seperti gambar 10
11. Pilih Change Domain Controller…
12. Selanjutnya kita akan muncul kotak dialog seperti gambar 11
13. Ketik Domain Controller yang didalamnya ada Scheme Master Role
14. Jika selesai, klik tombol OK
15. Jika sukses maka kita MMC ini sudah bekerja pada Domain Controller sesuai yang dipilih sebelumnya
16. Untuk memindahkan dan transfer Scheme Master Role ke Domain Controller dengan cara mengklik kanan pada Directory Schema (lihat gambar 10)
17. Pada contect menu ini, pilih Operations Master sehingga kita akan memperoleh kotak dialog seperti gambar 12
18. Klik tombol Change dan pilih target Domain Controller
19. Jika selesai dan sukses, klik tombol Close
Gambar 8. Kotak dialog MMC
Gambar 9. Kotak dialog Add Standalone Snap-in
Gambar 10. Context menu pada Active Directory Schema
Gambar 11. Mengganti Domain Controller untuk Active Directory Schema
Gambar 12. Melakukan transfer Operations Master
Transfer Domain Naming Master Role
Berikut ini langkah-langkah melakukan transfer Domain Naming Master role dari satu DC ke DC lainnya:
1. Klik Active Directory Domains and Trust pada Administrative tools seperti pada gambar 13
2. Selanjutnya kita akan memperoleh kotak dialog seperti pada gambar 14
3. Untuk memindahkan atau transfer Domain Naming Master role ke Domain Controller lain dengan mengklik kanan pada menu tree Active Directory Domain and Trusts seperti gambar 15
4. Pilih menu Operations Master
5. Selanjutnya kita akan memperoleh kotak dialog seperti gambar 16
6. Klik tombol Change untuk melakukan transfer
7. Jika selesai dan sukses, klik tombol Close
Gambar 13. Menu Active Directory Domains and Trust
Gambar 14. Kotak dialog Active Directory Domains and Trust
Gambar 15. Klik menu pada Active Directory Domains and Trust
Gambar 16. Memindahkan Domain Naming Master role
Transfer RID Master, PDC Emulator, dan Infrastructure Master Role
Kita dapat melakukan transfer RID Master, PDC Emulator dan Infrastructure Master secara bersamaan. Berikut ini langkah-langkahnya:
1. Klik Active Directory Users and Computers di Administrative Tools seperti gambar 13
2. Selanjutnya kita akan memperoleh kotak dialog Active Directory Users and Computer seperti gambar 17
3. Klik kanan pada domain seperti gambar 18
4. Pilih All Tasks->Operations Masters
5. Kemudian kita akan memperoleh kotak dialog seperti gambar 19
6. Klik tab RID
7. Klik tombol Change untuk memindahkan RID ke domain Controller lainnya
8. Lakukan halyang sama untuk PDC dan Infrastructure
9. Jika selesai semau, klik tombol Close
Gambar 17. Kotak dialog Active Directory Users and Computer
Gambar 18. Context menu pada Active Directory Users and Computer
Gambar 19. Kotak dialog Operations Master
Active Directory Migration Tool (ADMT)
Tool ini sangat berguna untuk melakukan backup data ataupun memindah Active Directory. Saat penulis menulis artikel ini sudah ada versi 3.1. Tool ini dapat di unduh di
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=AE279D01-7DCA-413C-A9D2-B42DFB746059&displaylang=en
ADMT 3.1 hanya dapat dijalankan pada OS Windows Server 2008. Instalasi cukup menjalankan file setupnya seperti gambar 20. Ikuti petunjuk instalasinya. Setelah selesai instalasi, kita dapat melakukan backup data atau memindahkan AD. Contoh untuk backup data user seperti gambar 21.
Gambar 20. Instalasi ADMT
Gambar 21. Backup data user AD
Referensi
· TechNET, Active Directory Windows Server 2008
· Will Panek and James Chellis, MCTS Windows Server 2008 Active Directory Configuration-Study Guide, Wiley Publishing, 2008
**artikel ini sudah dipublikasikan ke majalah PC Media edisi Februari 2010. Semoga berguna
19456f8e-6ada-4b8f-a50f-eb8b49e8a9a6|2|5.0
Tags:
Papers | Windows
by Agus Kurniawan
21. August 2011 16:27
Pada suatu ketika komputer anda yang berplatform Windows 7 dimana setelah logon, komputer begitu lama untuk loading network adapter. Ada banyak penyebab mengapa itu menjadi lama mulai dari kena virus, spammer dan sebagainya. Salah satu penyebab adalah terlalu banyak loading konfigurasi tunnel IPv6 ke IPv4. Hal ini biasanya dikarena IPv6 network adapter nya diaktifkan dan komputer anda banyak menggunakan IPv4 ketimbang IPv6. Tunnel ini menyebabkan banyak adapter di Device Manager. Perhatikan gambar dibawah ini Pada gambar diatas, ada banyak Microsoft 6to4 Adapter #x yang bermunculan. Nilai x bisa mulai 01 hingga tak terhingga. Untuk memunculkan itu, anda harus klik menu View -> Show hidden devices pada Device Manager sehingga anda akan melihat device yang tersembunyi. Cara Menghapus Cara menghapus Microsoft 6to4 Adapter yang paling mudah adalah mengklik kanan adapter tersebut dan pilih menu Uninstall. Namun bagaimana jika adapter yang muncul sangat banyak? terlalu capek dan buang waktu untuk melakukan itu. Cara lain adalah dengan script. Mula-mula unduh file devcon.exe dari website Microsoft. Anda dapat mengunduhnya pada alamat http://support.microsoft.com/kb/311272 Kemudian ekstrak ke suatu folder. Selanjutnya tulis script ini melalui text editor seperti Notepad: @echo off
echo 6to4 Adapter removal tool
echo Author: Ryan Victory
echo Note: This batch file must be placed in the folder containing the devcon.exe file (the extracted one, not the one you downloaded
echo Beginning devcon
devcon remove *6to4mp
pause
exit
Simpan script dengan file 6to4remover.bat dan letakan dimana file devcon.exe itu berada.
Setelah itu, jalankan file 6to4remover.bat melalui commandline dan pastikan itu berjalan sebagai Administrator.
Akhirnya adapter tunnel itu sudah terhapus.
Sekedar rekomendasi, kalau memang komputer anda tidak memanfaatkan IPv6 karena mungkin lingkungan jaringan anda tidak memafaatkan IPv6 maka sebagainya network adapter untuk IPv6 di disable. Caranya dengan tidak mencentang Internet Procotol Version 6 (TCP/IPv6) pada properties network adapter anda seperti gambar dibawah ini
Semoga informasi ini berguna.
by Agus Kurniawan
27. March 2011 18:18
We can extract MSI file (*.msi) to a specific folder without doing installation process. To execute it, we can use msiexec on commandline. Type msiexec into your commandline > msiexec
Then you’re going to see the MSIEXEC dialog as below (* it was done in Windows 7)
so how to extract msi file to a specific folder?
To extract msi file you can try this script
> msiexec /a FULL_PATH_MSI_FILE /qb targetdir=TARGET_DIRECTORY
FULL_PATH_MSI_FILE is your msi file (full path). TARGET_DIRECTORY is a folder where you want to put the extraction files.
Here is example:
> msiexec /a "d:\6425_ppt.msi" /qb targetdir=d:\6425
7-zip Application
We also can extract msi file using 7-zip application. Just open msi file using 7-zip application and then you can see the content files from msi file. See picture below
Now you extract all files or selected files from 7-zip application
by Agus Kurniawan
25. February 2011 22:29
Terinspirasi untuk capture suatu knowledge dengan mendokumentasi dalam bentuk video. Berikut ini kumpulan video workshop Windows HPC Server 2008 R2 yang gw rekam. Workshop ini dilaksana selama 2 hari yang meliputi presentasi dan hands-on-lab. Materi meliputi Day 1 Overview HPC Introduction to Windows HPC Server 2008 R2 Deploying Windows HPC Server 2008 R2 WCF Support on Windows HPC Server 2008 R2 Job Submission Reporting Hands-on-lab Day 2 Introduction to parallel computing MPI overview (MPICH2 and Microsoft MPI) Hands-on-lab + Submit job Lab MPI, MPI.NET Lab .NET Parallel Dikarenakan keterbatasan upload ke youtube, gw mencoba untuk memotong video ini menjadi beberapa bagian. Berikut ini Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 1 - Part 1 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 1 - Part 2 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 1 - Part 3 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 1 - Part 4 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 1 (Hands-on-lab) Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 2 - Part 1 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 2 - Part 2 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 2 - Part 3 Windows HPC Server 2008 R2 Workshop - Day 2 (Hands-on-lab) Semoga video workshop ini berguna untuk semua. DVD Workshop Windows HPC Server 2008 R2 Bagi anda yang memang kesulitan internet karena bandwidth atau sekedar untuk menonton secara offline. Gw menyediakan DVD Workshop ini dalam format video resolusi tinggi. Jika tertarik anda dapat memesannya dengan harga Rp 150.000,- untuk wilayah pulau jawa dan Rp 175.000,- untuk diluar pulau jawa (Wilayah Indonesia). Isi DVD meliputi Video presentasi Workshop Windows HPC Server 2008 R2 Video hands-on-lab Live Video lab deploying Windows HPC Server 2008 R2 Video lab parallel programming Video lab job submission on Windows HPC Server 2008 R2 Bonus video presentasi HPC luar negeri Selain materi DVD diatas, anda juga akan mendapatkan bonus buku yang gw tulis yaitu Pemrograman Parallel dengan MPI dan C yang diterbitkan oleh Penerbit Andi pada bulan February 2011. Review buku ini dapat dibaca disini [V] Jika tertarik, anda dapat melakukan transfer ke Rekening Bank BCA KCP ITC Kuningan Acc No: 6640280083 AN: Agus Kurniawan Kirim bukti transfer beserta alamatnya ke email: agusk2007 [at] gmail.com dan agusk [at] pecollege.net