Mengenal Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer dan Sistem Informasi

by Agus Kurniawan 21. July 2015 09:38

Era dijital yang semakin berkembang saat ini melahirkan penanganan dan ketrampilan khsusus. Salah satu kontribusi dari cabang ilmu ini yang adalah ilmu komputer atau beberapa kampus menggunakan istilah teknik informatika. Pada artikel ini saya ingin mengakses pembaca mengenal bidang ilmu komputer atau teknik informatika dan cabang dari ilmu komputer adalah sistem informasi.

Tujuan artikel ini untuk membantu mengenal bidang jurusan di beberapa universitas di Indonesia atau di beberapa kampus di luar negeri terutama pada adik-adik yang ada di SMA atau SMK atau sederajat guna melanjutkan studi nya.

Apa Itu Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer dan Sistem Informasi?

Ok, pasti pembaca bingung beberapa bidang seperti ilmu komputer, teknik informatika, teknik komputer dan sistem informasi. Mari kita awali dengan definisi mengenai bidang jurusan ini.

Ilmu komputer (Computer Science) merupakan bidang ilmu yang sangat luas. Hampir disiplin ilmu berhubungan dengan ilmu komputer. Jadi apa itu ilmu komputer? secara singkat dapat dijelaskan bahwa ilmu komputer adalah bidang studi mempelajari komputer dan sistem komputasinya. Tidak seperti teknik elektro atau teknik fisika, ilmu komputer lebih banyak terkait dengan perangkat lunak (software) dan sistemnya termasuk teori, desain, pengembangan dan penerapannya. Jadi intinya pada software dengan melibatkan beberapa cabang spesialisasi. Ilmu komputer kelahirannya biasanya dari fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA) dan ada juga yang lahir dari teknik elektro. Asal kelahiran ini akan mempengerahui “gaya” dan “citra rasa” ilmu komputer itu sendiri.

Teknik informatika (Informatics) sebenarnya istilah yang banyak digunakan di kampus-kampus eropa yang menunjuk ke bidang ilmu komputer. Kalau di Amerika (US) dan UK, istilah teknik informatika jarang digunakan dan mungkin sebagaian orang akan bingung. Di Eropa, Informatics lebih banyak dikenal ketimbang Computer Science. Sedangkan di Asia, beberapa kampus ada yang memberikan nama Computer Science dan beberapa memberikan nama Informatics.

Teknik Komputer (Computer Engineering), kalau dilihat dari sejarahnya, teknik komputer itu lahir dari bidang spesialis dari teknik elektro dimana biasanya pada semester 5, para mahasiswa dapat mengambil bidang studi spesialis yaitu teknik komputer. Karena teknik komputer lahir dari teknik elektro, nuansa keteknikan akan terasa pada jurusan ini. Beberapa universitas, teknik komputer sudah berdiri sendiri sebagai jurusan sendiri (departemen). Fokus bidang pada teknik komputer dititik beratkan pada perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) namun lebih banyak targetnya ke hardware seperti microcontroller, micro processor dan interfacing hardware ke komputer.

Sistem informasi (Information System) merupakan bidang studi yang kelahirannya berasal dari ilmu komputer. Seperti diketahui, ilmu komputer melibatkan banyak disiplin ilmu dan sistem informasi lebih fokus ke organisai perangkat lunak (software) untuk pengolahan informasi dan data termasuk aksesbilitas dan keserdiannya. Bidang ini akan banyak bersentuhan dengan data seperti cara menyimpan, cara menampilkannya baik untuk skala kecil, menengah hingga besar seperti Enterprise. Bidang ilmu seperti sistem database, manajemen informasi dan enterprise data merupakan bidang inti bidang ini.

Ilmu komputer/teknik informatika, teknik komputer dan sistem informasi berasal dari beberapa disiplin ilmu. Kalau di ilustrasikan beberapa cabang ilmu dari matematika, statistik, fisika, teknik elektro dan manajemen maka komposisi ini dapat digambarkan sebagai berikut. 

Blok warna merah menunjukkan dominasi ilmu yang mempengaruhi bidang pada warna hijau.

Bidang Spesialisasi

Pada program ilmu komputer, teknik informatika, teknik komputer dan sistem informasi memiliki banyak bidang spesialisasi yang dapat dipelajari. Biasanya program spesialisasi dimulai di semester 5 atau tahun ketiga masa perkuliahan di program s1. Ketersediaan bidang spesialisasi juga dipengaruhi para professor, dosen atau staf peneliti pada univeristas ini.

Beberapa bidang spesialisasi pada jurusan ini dapat dilihat dibawah ini.

 Mengenai bidang spesialisasi ini, penulis akan membahasnya pada blog lainnya.

 

Daftar Universitas Penyelenggara Bidang Jurusan Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer dan Sistem Informasi

 Untuk mencari universitas yang menyelenggarakan jurusan Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer dan Sistem Informasi, anda dapat mencari di website ini, http://ban-pt.kemdiknas.go.id . Cukup masukkan jurusan tersebut.

Ini daftar universitas dengan akreditas A termasuk jenjang pendidikannya berdasarkan data BAN PT [1]. Last update: 21 Juli 2015**.

Jurusan ilmu komputer:

  • Institut Pertanian Bogor. S1
  • Universitas Gadjah Mada. S1, S2, S3
  • Universitas Indonesia. S1, S2, S3
  • Universitas Sumatera Utara. S1

 

Jurusan teknik informatika :

  • Institut Teknologi Bandung. S1
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember. S1
  • Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. D3
  • Politeknik Negeri Bandung. D3
  • Universitas Atma Jaya Yogyakarta. S1
  • Universitas Bina Nusantara. S1
  • Universitas Esa Unggul Jakarta. S1
  • Universitas Gunadarma. S1
  • Universitas Kristen Petra Surabaya. S1
  • Universitas Kristen Satya Wacana. S1
  • Universitas Presiden. S1
  • Universitas Surabaya. S1
  • Universitas Tarumanagara. S1
  • Universitas Telkom. D3

 

Jurusan Teknik Komputer. Disini asumsi teknik komputer berdiri sendiri sebagai jurusan/departemen dan tidak memasukkan jurusan teknik elektro yang mungkin didalamnya ada bidang studi teknik komputer. 

  • Universitas Gunadarma. D3

 

Jurusan Sistem Informasi:

  • Universitas Gadjah Mada. D3
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember. S1
  • Universitas Bina Darma. S1
  • Universitas Bina Nusantara. S1
  • Universitas Gunadarma. S1
  • Universitas Indonesia. S1
  • Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. S1
  • Universitas Kristen Satya Wacana. S1

 

**Silakan menghubungi saya jika ada perubahan data ini. 

  

Apakah Cukup Dengan Kursus Komputer Untuk Menguasai Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer atau Sistem Informasi?

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer atau Sistem Informasi memiliki bidang ilmu dan spesialisasi yang banyak dan komplek. Anda dapat melihat ini dibagian Bidang Spesialisasi.

Untuk mencapai spesialiasi yang mumpuni hingga 100% pada hakikatnya tidaklah mungkin. Hal ini terkait keterbatasan manusia sendiri. Namun hal ini dapat disiasati dengan terus belajar hingga akhir hayat. Ketika anda berhenti belajar, disitulah awal kemunduran ilmu yang anda miliki.

Berbicara mengenai kursus, saya pribadi berpendapat baik karena pada hakikat kursus komputer ini sebagai akselarator atau mempercepat penguasaan ilmu di bidang komputer.

Kita coba meniliti lebih lanjut, kebanyakan kursus komputer lebih menekannya pada penggunaan dan topiknya yang dibahas lebih banyak mengenai pemrograman atau sekedar operasional dari komputer tersebut. Padahal ini merupakan bagian terkecil dari bidang Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer atau Sistem Informasi sehingga ini tidak etis kalau kita dapat mengklaim diri sudah mahir dan jago hanya sekedar belajar dari kursus.

Orientasi pada kursus juga kebanyakan bertumpu pada penerapan dan penggunaan dari sistem komputer tersebut. Porsi praktek lebih banyak ketimbang teorinya sehingga ini tidaklah cocok untuk profesi seperti peneliti dimana porsi bagaimana melakukan penelitian tersebut dilakukan.

Disini dapat disimpulkan bahwa kehadiran kurus ini baik sebagai tambahan dari perkuliahan di Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer atau Sistem Informasi. Dan ini bersifat optional. Kunci utamanya adalah tetap terus belajar dengan berbagai macam kasus permasalahan dan terus sabar dapat perjuangan ini ;)

 

Kiat Sukses Kuliah Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Teknik Komputer dan Sistem Informasi

Kiat sukses kuliah secara umum itu sederhana yaitu tetap semangat belajar dan sabar. Kenapa sabar? karena tidak semua apa yang kita rencanakan itu sesuai dengan rencana. Tetap ada peluang kegagalan. Konon menurut guru motivator, setiap orang akan banyak siap akan sukses tetapi jarang sekali mempersiapkan ketika mengalami kegagalan. Disinilah diperlukan kesabaran;)

Kolega saya, om Romi, telah menulis pada sebuah blog [2] bercerita bagaimana strategi belajar untuk sukses diperkuliahan. Disini beliau menjelaskan panjang lebar mengenai bagaimana proses belajar di bidang ini.

Selain mengenai strategi belajar, bidang ini juga memerlukan beberapa perangkat keras dan lunak. Perangkat keras yang wajib adalah komputer. Waktu zaman saya kuliah, komputer memang menjadi barang mewah namun seiring dengan berkembangannya teknologi terutama material, komputer saat ini dapat ditekan harganya. Bagi yang memang tidak memiliki dana untuk memiliki komputer, saya menyarankan untuk mengoptimalkan penggunaan labotorium komputer atau anda dapat meninjam komputer teman anda, kapan itu? ketika teman anda sudah tidur. Artinya dilakukan pada malam hari, ya namanya perjuangan memang harus mengkorbankan sesuatu minimal waktu.

Perangkat lunak juga banyak digunakan pada perkuliah ini. Saya menyarankan, pastikan menggunakan barang legal alias jangan menggunakan software bajakan.  Kalau kuliah saja sudah membajak software, bagaimana nanti waktu kerja? Beberapa kampus, kadang menyediakan software ini di lab komputer mereka. Manfaatkan ini, jangan malah bermain game ;). Opsi lain anda menggunakan software freeware, entah itu open source ataupun closed source.

Beberapa perusahan perangkat lunak, sekarang menyediakan software untuk pendidikan dengan harga miring atau malah mengratiskannya. Saya telah menulis mengenai ini dalam sebuah blog, silakan dibaca disini [3] [4].

Jadi hal yang terpenting disini adalah tetap menjaga semangat untuk belajar dan tetap sabar dalam perjuangan ini;).

 

Bekerja Sebagai Apa Setelah Lulus?

Secara umum, setelah lulus kuliah ilmu komputer, teknik informatika, teknik komputer atau sistem informasi, anda dapat bekerja di segala bidang walaupun bidang yang digeluti tidak sinkron tetapi pada umum lulusan universitas diharapkan beradaptasi dan belajar dengan cepat. Kalau anda tidak cepat menyesuaikan diri dan belajar cepat, anda akan mengalami kesulitan di karir anda baik bekerja di perusahan atau menjadi entrepreneur.

Semakin anda dapat menyelesaikan kompleksitas permasalahan di perkuliahan maka secara teori anda harusnya dapat menyelesaikan permasalahan di karir anda karena kampus dapat dijadikan sebagai miniatur pengasahan diri dan proses belajar. Kalau di kampus, mungkin kalau anda tidak serius maka anda akan mendapatkan nilai jelek tapi kalau di perusahan anda bekerja maka penaltinya anda dapat dipecat termasuk di perusahan yang anda buat yaitu hilangnya pemasukkan.

Beberapa bidang profesi yang dapat di geluti setelah lulus contoh sebagai berikut (ini hanya beberapa contoh saja).

  • Peneliti. Disini anda diharapkan dapat melakuka penelitian dan menemukan sesuatu kebaruan baik untuk menunjakan insitutusi tempat bekerja maupun demi kemajuan ilmu pengetahuan. Bidang ini hampir 100% akan mengaplikasi semua perkuliahan yang anda dapatkan. Pada umumnya institusi ini menginginkan pendidikan yang lebih seperti S3 untuk dapat bekerja disini
  • Software engineer. Profesi ini akan menerapkan banyak bidang software terutama terkait dengan sistem dan komputasi. Skill pemrograman menjadi ha yang mutlak di profesi ini namun bukan satu-satunya kunci kesuksesan profesi ini. Beberapa pengetahuan seperti Sistem Operasi, Algoritma, kompilator atau topik sejenis akan menunjang karir ini. Skill tambahan ini tergantung dari jenis institusi anda bekerja
  • Pengajar/Dosen. Profesi ini sudah jelas yaitu mengajar dan mendidik(?) baik institusi pendidikan maupun institusi bukan pendidikan. Profesi ini akan memanfaatkan semua kemampuan yang dulu didapatkan ketika kuliah. Pada umumnya institusi ini menginginkan pendidikan yang lebih seperti S3 untuk dapat bekerja disini
  • Chief of Technology (CTO) atau CEO (Chief of Executive). Pada kontek bidang komputer/TI, profesi ini melibatkan kemampuan ilmu komputer, teknik informatika, teknik komputer atau sistem informasi ditambah dengan kemampuan manajerial yaitu manajemen baik SDM ataupun institusi
  • IT entrepreneur. Profesi ini melibatkan banyak disiplin ilmu termasuk manajerial dan pengetahuan mengenai keuangan. Walaupun anda memiliki modal besar dan operasionalnya dilakukan dengan merekruit pegawai tetap sebaiknya anda tetap menguasai bidang ini kecuali posisi anda sebagai investor. Kalau investor itu beda topik karena anda hanya memberikan modal usaha kepada orang lain
  • System Analysis. Profesi ini melibatkan skill anda dalam menganalisasi permasalahan dari abstrak ke konkret. Konkret yang dimaksud disini adalah konkret yang dipahami oleh bidang komputer. Tidak semua permasalahan dapat ditransformasi ke bidang komputer dan disinilah peran system analysis dapat melakukan transformasi ini.
  • Architect. Profesi ini merupakan pengembangan profesi dari software engineer. Beberapa fakta lapangan, profesi Software Architect ini berangkat dari pengalaman dari pekerjaan dari software engineer. Profesi ini melakukan tranformasi konkret dari problem IT yang sudah didefinisikan ke blueprint atau design dari sistem yang akan diimplementasi
  • IT Consultant. Profesi ini mengkombinasikan kemampuan System Analysis dan Architect ditambah dengan kemampuan manajerial dalam mengatur proyek pengembangan sistem yang akan diimplementasikan. Pada kondisi dilapangan profesi ini merupakan pengembangan dari profesi System Analysis dan Arhitect

 

Profesi diatas hanya sebagai contoh. Anda bisa lintas jalur dari bidang anda ini. Why not? yang penting halal tapi disarankan sebaiknya linear sebagai bagian dari pengembangan karir anda;)

 

Referensi

[1] BAN-PT, http://ban-pt.kemdiknas.go.id

[2] Romi Satria Wahono, BAGAIMANA MAHASISWA ILMU KOMPUTER BELAJAR: MENGKRITISI KURIKULUM DAN GAYA PENDIDIKAN KITA, http://romisatriawahono.net/2006/02/27/bagaimana-mahasiswa-ilmu-komputer-belajar-mengkritisi-kurikulum-dan-gaya-pendidikan-kita/

[3] Agus Kurniawan, Membeli Software Komersial Dengan Harga Murah Untuk Kalangan Akademik, http://blog.aguskurniawan.net/post/Membeli-Software-Komersial-Dengan-Harga-Murah-Untuk-Kalangan-Akademik.aspx

[4] Agus Kurniawan, Program Gratis Development Tools dari Jetbrains Untuk Pendidikan,  http://blog.aguskurniawan.net/post/Program-Gratis-Development-Tools-dari-Jetbrains-Untuk-Pendidikan.aspx 

 

History

First released, 21 July 2015

 

Tags:

Lifestyle

blog comments powered by Disqus

About Agus Kurniawan

Agus Kurniawan

For more detail about me click here [V]

Please entry your name into my guestbook [V]

If you want to contact me, please go here [V]

Go here for my professional services [V]

My Books

Teensy Development Workshop Teensy 3.5 and Teensy 3.6 Boards Edition OpenMV Development Workshop

ESPresso Lite V2.0 Development Workshop  MicroPython for ESP32 Development Workshop

Arduino FIO Development Workshop  Getting Started with Android Things for Raspberry Pi 3

Pycom WiPy 2.0 Development Workshop  XBee ZigBee Development Workshop

SparkFun ESP32 Thing Development Workshop Getting Started With BBC micro:bit

Getting Started With Raspberry Pi Zero W Espruino Pico Development Workshop

Getting Started with ASP.NET Core for OS X, Linux, and Windows  Arduino TIAN Development Workshop

SimpleLink Wi-Fi CC3200 LaunchPad Development Workshop  MicroPython for ESP8266 Development Workshop

Smart Internet of Things Projects  Arduino UNO WiFi Development Workshop

XBee Wi-Fi development workshop SparkFun Simblee BLE Development Workshop

Mengenal Microsoft Azure ML Getting Started with Windows 10 IoT Core for Raspberry Pi 3

Arduino and Genuino Zero Development Workshop Go and SQL Server Programming By Example

Arduino and Genuino MKR1000 Development Workshop  Mengenal Microsoft Azure IoT

Getting Started with Raspberry Pi 3 PHP and PostgreSQL Programming By Example

Arduino and Genuino 101 Development Workshop Getting Started with Raspberry Pi Zero

Getting Started with Arduino Wiring for Windows 10 IoT Core Getting Started with Wolfram Language and Mathematica for Raspberry Pi

Arduino Uno: A Hands-On Guide for Beginner Arduino Leonardo and Arduino Micro: A Hands-On Guide for Beginner

RedBearLab CC3200 Development Workshop The Photon Kit Development Workshop

Python Programming by Example Raspberry Pi LED Blueprints

Bluno Beetle Development Workshop BeagleBone Black Programming using Matlab

Arduino Programming using MATLAB Digispark USB Development Workshop

Near Field Communication (NFC) for Embedded Applications Arduino Development for OSX and iOS

SparkFun ESP8266 Thing Development Workshop Teensy Development Workshop

Getting Started with Windows 10 for Raspberry 2 NodeMCU Development Workshop

Getting Started with ASP.NET 5 for OS X, Linux, and Windows Getting Started with Windows Remote Arduino

Redis Programming by Example The Hands-on ARM mbed Development Lab Manual

Getting Started With STM32 Nucleo Development Getting Started with Windows IoT and Intel Galileo

Learning C by Example Getting Started with Raspberry Pi 2

Getting Started with Arduino and Go The Hands-on Arduino Yún Manual Lab

The Hands-on MEAN Lab Manual, Volume 1 Go Programming by Example

Getting Started with Scratch for pcDuino Raspberry Pi Wireless Networks

BeagleBone Black Programming by Example Database Programming Using R

Learning R in 120 Minutes The Hands-on Intel Edison Manual Lab

Getting Started with pcDuino3 TI ARM Cortex-M LaunchPad Programming by Example

Raspberry Pi I/O Programming using Python Getting Started with Intel IoT and Intel Galileo

Pemrograman Java Tingkat Lanjut PHP and MongoDB Programming By Example

ASP.NET SignalR Programming By Example KnockoutJS Programming by Example

Getting Started with Java ME Embedded 8 and Raspberry Pi XBee IEEE 802.15.4 Programming

Raspberry Pi System Programming for Beginner Backbone.js Programming By Example

PHP and SQL Server Programming By Example AngularJS Programming by Example

jQuery Programming by Example Getting Started with Arduino and Ruby

Raspberry Pi Command Line for Beginner Getting Started with Arduino and Python

MSP430 LaunchPad Programming TypeScript Programming by Example

Getting Started with Matlab Simulink and Arduino SQL Server for Node.js

Pocket Reference: Netduino for Beginner Database Programming using Matlab

Pocket Reference: Basic Sensors in Windows 8 Getting Started with Matlab Simulink and Raspberry Pi

Getting Started with Arduino and Java  Pocket Reference: Raspberry Pi Programming

Getting Started with Arduino and Matlab Getting Started with Arduino and .NET

Pocket Reference: Raspberry Pi Getting Started with Arduino and Node.js

MongoDB for VB.NET Panduan Praktis Windows Azure

Network Forensics: Panduan Analisis Dan Investigasi Paket Data Jaringan Menggunakan Wireshark Object-Relational Mapping (ORM): MongoDB, Mongoosejs and Node.js By Example

Nodejs Programming by Example MongoDB for by Example

Pemrograman Parallel Dengan MPI dan C Panduan Lengkap iPad 2 Untuk Pemula

Pemrograman Jaringan Dengan Java Aplikasi Pilihan iPad Untuk Anak-Anak

Buku lainnya [V]

Agus Kurniawan is Microsoft MVP (Most Valuable Professional)

Agus Kurniawan- Github Profile

Agus Kurniawan- Codeplex Profile

Follow Me

Follow agusk2010 on Twitter

Month List